Berita Lain

Indeks Berita

Kamis, 28/08/2008 12:59 WIB
ORI Tak Laku Karena Ada Deposito Berbunga Hingga 12%
Wahyu Daniel - detikfinance

Jakarta - Sejumlah bank menawarkan suku bunga yang menggiurkan hingga 12%. Tak heran, Obligasi Ritel Indonesia (ORI) seri ORI005 yang hanya menawarkan kupon 11,45% tak laku. ( dnl / qom )
Komentar terkini (3 Komentar)
    James Bonds, Perang suku bunga deposito yang terjadi saat ini bukanlah satu-satunya penyebab ORI005 tidak laku. Departemen Keuangan jangan menutup mata bahwa banyak masyarakat yang membeli ORI001 s/d ORI004 mengalami kerugian, karena saat mereka butuh duit dan terpaksa menjual ORI yang mereka miliki, ORI mereka harganya di bawah harga beli dulu. Meskipun sudah disosialisasikan mengenai risiko berinvestasi pada ORI, tapi sedikit banyak hal ini pasti membuat masyarakat trauma untuk membeli ORI. Jangan salahkan agen penjual yang memasang harga beli ORI di bawah 100%. Agen penjual tentunya tidak mau konyol memasang harga beli yang lebih tinggi dari harga pasar. Saya yakin penjualan ORI005 ini tidak akan sesukses penjualan ORI001 s/d ORI004.
    James Bonds, Perang suku bunga deposito yang terjadi saat ini bukanlah satu-satunya penyebab ORI005 tidak laku. Departemen Keuangan jangan menutup mata bahwa banyak masyarakat yang membeli ORI001 s/d ORI004 mengalami kerugian, karena saat mereka butuh duit dan terpaksa menjual ORI yang mereka miliki, ORI mereka harganya di bawah harga beli dulu. Meskipun sudah disosialisasikan mengenai risiko berinvestasi pada ORI, tapi sedikit banyak hal ini pasti membuat masyarakat trauma untuk membeli ORI. Jangan salahkan agen penjual yang memasang harga beli ORI di bawah 100%. Agen penjual tentunya tidak mau konyol memasang harga beli yang lebih tinggi dari harga pasar. Saya yakin penjualan ORI005 ini tidak akan sesukses penjualan ORI001 s/d ORI004.
    James Bonds, Perang suku bunga deposito yang terjadi saat ini bukanlah satu-satunya penyebab ORI005 tidak laku. Departemen Keuangan jangan menutup mata bahwa banyak masyarakat yang membeli ORI001 s/d ORI004 mengalami kerugian, karena saat mereka butuh duit dan terpaksa menjual ORI yang mereka miliki, ORI mereka harganya di bawah harga beli dulu. Meskipun sudah disosialisasikan mengenai risiko berinvestasi pada ORI, tapi sedikit banyak hal ini pasti membuat masyarakat trauma untuk membeli ORI. Jangan salahkan agen penjual yang memasang harga beli ORI di bawah 100%. Agen penjual tentunya tidak mau konyol memasang harga beli yang lebih tinggi dari harga pasar. Saya yakin penjualan ORI005 ini tidak akan sesukses penjualan ORI001 s/d ORI004.





Baca juga: