Berita Lain
-
Jumat, 03/09/2010 14:15 WIB
RI Tetap Tukar Panser Pindad dengan Mobil Proton -
Jumat, 03/09/2010 14:04 WIB
RI-China Sama-sama Ngaku Tekor Dagang -
Jumat, 03/09/2010 13:34 WIB
Rp 80 Triliun Anggaran untuk UMKM Tercecer -
Jumat, 03/09/2010 12:50 WIB
Izin Impor Gula Putih Keluar Sebelum Lebaran -
Jumat, 03/09/2010 12:46 WIB
RI-India Sepakat Genjot Perdagangan US$ 15 Miliar -
Jumat, 03/09/2010 12:15 WIB
47,16 Juta Unit UMKM Belum Berbadan Hukum
Indeks Berita
Selasa, 15/04/2008 15:01 WIB
Negara Lain Melarang, Kok Indonesia Malah Ekspor
Dadan Kuswaraharja - detikFinance

Hal tersebut disampaikan pengamat ekonomi dari Indef Fadhil Hasan ketika dihubungi detikFinance, Selasa (15/4/2008).
Di saat negara-negara pengekspor beras seperti China, Vietnam, Mesir dan India menahan ekspor berasnya, pemerintah Indonesia malah membuka izin ekspor beras bagi Perum Bulog.
"Makanya itu, mereka lebih ingin menahan ekspornya," ujarnya.
Izin ekspor itu harus disertai dengan koridor-koridor yang ketat, yakni pada saat cadangan beras dalam negeri sudah surplus di level 3 juta ton lebih.
Kenaikan beras di pasar global kini telah melebihi US$ 800 per metrik ton untuk beras Thai 100% B. Harga itulah yang menyebabkan ekspor menjadi lebih seksi.
Namun Fadhil mengingatkan, jangan sampai cadangan dalam negeri merana karena kran ekspor beras dibuka. "Jangan sampai ketika defisit kita harus impor lagi, ya percuma saja kita ekspor," ujarnya
"Kita harus mementingkan stok dalam negeri yang memadai, kan ada cadangan besi pemerintah di Bulog dan untuk alokasi beras miskin," lanjutnya.
Fadhil pun meminta pemerintah memastikan kesahihan setiap data perberasan. Soalnya selama ini data mengenai beras seringkali tidak valid atau masih rapuh.
"Jangan sampai seperti tahun 2004, disebutnya cadangan beras aman tetapi tahun 2005 malah harus impor," ujarnya.
(ddn/ir)
GRATIS! puluhan voucher pulsa! ikuti terus berita dari DetikFinance di Hape-mu.
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (5 Komentar)
Baca juga :
- Dirut Bulog: Jangan Dulu Berpikir Ekspor Beras
- Izin Diterbitkan, Bulog dan Swasta Boleh Ekspor Beras
- Kebijakan Ekspor Beras Justru untuk Mengunci
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).










---125x125.gif)
