Berita Lain

Indeks Berita



Kamis, 29/05/2008 16:33 WIB
Menkeu Yakin Tanpa BLT Angka Kemiskinan Meroket
Wahyu Daniel - detikFinance


Menteri Keuangan (dnl)
Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani meyakini program Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebagai kompensasi kenaikan BBM dapat meredam laju angka kemiskinan di Indonesia. Tanpa kebijakan itu orang miskin akan terus bertambah.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani menanggapi hasil survei LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) mengenai angka kemiskinan akibat kenaikan harga BBM ketika ditemui Kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Kamis (29/5/2008).

"Kalau tanpa BLT ada kenaikan karena inflasi ya memang itu yang diperhatikan pemerintah, karena itu melakukan BLT sebagai salah satu sarana untuk antisipasi dampak itu," jelasnya.

Menkeu mengatakan pemerintah akan melakukan perhitungan angka kemiskinan secara resmi pada tahun 2009 untuk memperbandingkan tingkat kemiskinan yang terjadi dan melihat dampak kenaikkan harga BBM terhadap tingkat kemiskinan.

Sebelumnya, Tim Pusat Penelitian Ekonomi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (Tim P2E-LIPI) memperkirakan warga miskin tahun ini akan bertambah menjadi 41,7 juta orang (21,92%).

LIPI mengatakan lonjakan tersebut terutama diakibatkan kebijakan kenaikan harga BBM yang dilakukan pemerintah beberapa saat yang lalu sebesar 28,7%. Jadi jumlah penduduk miskin di Indonesia di 2008 diperkirakan akan naik 4,5 juta orang dibandingkan tahun 2007.

Kondisi penduduk miskin tahun 2007 mencapai 37,2 juta atau sekitar 16,58%, dengan garis kemiskinan Rp 166.697 /orang/bulan. Dengan adanya kenaikan harga BBM, hingga bulan Desember 2008 diperkirakan kebutuhan hidup layak bagi tiap individu adalah sebesar Rp 195.000/orang/bulan.

(dnl/arn)

GRATIS! puluhan voucher pulsa! ikuti terus berita dari DetikFinance di Hape-mu.
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)


Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!


Komentar terkini (3 Komentar)

Baca juga :



Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).