Berita Lain

Indeks Berita



Senin, 04/02/2008 16:40 WIB
2,5 Juta Angkatan Kerja per Tahun Belum Tertampung
Dadan Kuswaraharja - detikFinance

Jakarta - Sebanyak 2,5 juta angkatan kerja baru membebani ekonomi Indonesia tiap tahunnya. Pasalnya, pemerintah belum bisa menyediakan banyak lapangan kerja untuk menyerap tenaga kerja baru tersebut.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik Rusman Heriawan dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (4/2/2008).

"Angka 2,5 juta orang ini secara terus menerus membebani ekonomi kita karena menuntut lapangan kerja baru juga," ujarnya.

Lapangan kerja baik formal, non formal dan lapangan kerja yang diciptakan oleh pertumbuhan ekonomi besarnya hampir sama dengan pertumbuhan tenaga kerja itu yakni mencapai 2,5 juta sampai 2,6 juta per tahun.

Dengan demikian, untuk menurunkan pengangguran pengangguran terbuka alias masyarakat yang benar-benar tidak bekerja sekitar 10 juta orang secara tajam akan sulit dilakukan.

"Kalau pengangguran mau stabil atau turun,lapangan kerja yang diciptakan harus lebih dari itu, sebab kalau penciptaan lapangan kerja hanya 2,5 juta baru menyelesaikan angkatan kerja yang baru, belum menyentuh pengangguran lama yang sampai 10 juta orang," ujarnya.

"Kalau pengangguran mau dikatakan menurun artinya lapangan kerja yang ada harus lebih dari angka itu," tambahnya.

Rusman menambahkan selama 5 tahun terakhir ada sekitar 3 juta orang Indonesia lahir dengan pertumbuhan 1,3 persen per tahun. Kemudian dalam 5 tahun terakhir, 1 persen pertumbuhan ekonomi baru bisa menyerap tenaga kerja sebanyak 180.000 orang.

Idealnya menurut Rusman sekitar 1 persen pertumbuhan harusnya menyerap sekitar 400.000 tenaga kerja.

(ddn/arn)

GRATIS! puluhan voucher pulsa! ikuti terus berita dari DetikFinance di Hape-mu.
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)


Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!


Baca juga :



Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).