Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Jumat, 19/03/2010 16:27 WIB
Ghandi Ganda Putra Jadi Dirut Bank Eksekutif -
Jumat, 19/03/2010 15:46 WIB
Update
BTN Turunkan Bunga Kredit per 1 April -
Jumat, 19/03/2010 14:53 WIB
'Goyang' Manajemen, Agen AJB Bumiputera Ajukan 8 Aspirasi -
Jumat, 19/03/2010 14:16 WIB
Asuransi Bumiputera 'Digoyang' Agen Penjual -
Jumat, 19/03/2010 13:46 WIB
PPATK Temukan 97 Transaksi Pendanaan Teroris di Bank Besar -
Jumat, 19/03/2010 10:18 WIB
Bank Victoria Syariah Hadir 1 April
Indeks Berita
Senin, 14/01/2008 17:50 WIB
Mandiri Cari Bank Berbasis Konsumer
Wahyu Daniel - detikFinance
Direktur Bank Mandiri Omar S Anwar mengaku dibanding pembiayaan corporate banking dan commercial banking, porsi konsumer banking Bank Mandiri masih sangat kecil.
"Kalau mau besarin konsumer ya dengan akuisisi multifinance, karena Rp 30 triliun kredit ada di luar sistem perbankan. Yang kedua, kalau memang ada bank-bank yang berbasis konsumer kenapa tidak," kata Omar di kantornya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (14/1/2008).
Omar menjelaskan Bank Mandiri kini memiliki pembiayaan corporate banking Rp 42-43 triliun, commercial banking Rp 38-39 triliun. Sedangkan konsumer per akhir akhir 2007 hanya sebesar Rp 14 triliun.
Bank Mandiri menargetkan bisa meningkatkan porsi konsumer banking hingga Rp 25-30 triliun dalam 3-5 tahun ke depan.
"Kalau hanya mengandalkan organik kita tumbuh 15-20% selama dua tahun terakhir, sebelumnya sempat tripel digit ke 100% tapi setelah itu kompetitor masuk. Jadi akuisisi itu ya," katanya.
Cabang Baru
Omar juga menjelaskan pada 2008 ini perseroan akan mendirikan beberapa kantor cabang baru.
"Maret nanti kan ada relaksasi dari BI untuk permudah mendirikan kantor cabang, kami melihat itu tak masalah kalau kami mau buka ya kita buat," katanya.
Pembukaan kantor cabang ini dengan melihat kebutuhan nasabah. Menurut Omar kalau memang aliran bisnis ada didaerah itu dan ada kriteria yang harus dipenuhi maka di daerah itu akan dibuka kantor cabang baru..
"Kalau memang di pelosok di daerah lagi booming, taruhlah di Riau, Kalimantan ada ladang minyak baru atau Cepu yang perputaran uangnya mulai meningkat jadi kita perbesar cabang disana. Itu contoh bagaimana bank harus mengikuti bisnis," katanya. (ir/qom)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
- Logo Baru untuk Semangat Baru
- Akhir 2007, Bank Mandiri Tekan NPL Gross di Bawah 10%
- Fitch Naikkan Peringkat Individu Bank Mandiri
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).




