Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Rabu, 24/02/2010 08:33 WIB
Apa Reksa Dana Paling Pas Tahun Ini? -
Kamis, 18/02/2010 08:40 WIB
Waspadai Krisis Global Tahap II -
Jumat, 12/02/2010 13:45 WIB
Tips Mengelola Utang di Tahun Macan -
Kamis, 28/01/2010 10:02 WIB
Prospek IHSG Ditengah Gelisah Ekonomi Dunia 2010 -
Kamis, 07/01/2010 10:55 WIB
Saatnya Menabung di Pasar Modal -
Rabu, 23/12/2009 13:02 WIB
Yuk, Susun Keuangan Untuk 2010
Indeks Berita
Rabu, 09/07/2008 10:42 WIB
Saatnya Pilih Obligasi Korporasi
Dadan Kuswaraharja - detikFinance

Foto: Deutsche Bank
Peningkatan obligasi korporasi telah menjadikannya sebagai obligasi yang menarik dan kualitas kredit dari obligasi menawarkan peluang investasi menarik.
"Dengan menurunnya sistem risiko, imbal hasil dari obligasi pemerintah mencerminkan naiknya kekhawatiran inflasi dan harus segera diatasi," ujar Chief Investment Officer Asia Private Wealth Management Deutsche Bank, Chew Soon Gek dalam siaran pers yang diterima detikFinance (9/7/2008).
Ia juga menyarankan investor untuk menambah pengalokasian aset dengan obligasi dan saham, investasi alternatif dapat menambah variasi pada portfolio dan keseimbangan untuk hasil portfolio.
Dalam waktu 12 bulan mendatang, PWM Deutsche Bank lebih memilih saham di pasar berkembang untuk perkembangan struktural dan memilih AS ketimbang Eropa. Dengan berjalannya pengetatan moneter dan ukuran lain di bidangnya,
Investasi pada hedge funds juga dapat memberikan strategi yang bervariasi untuk imbal hasil yang sama rata (exhibited flat returns), yang terjadinya saham yang outperform disebabkan oleh margin yang besar.
"Rekomendasi keseluruhan untuk alternatif investasi, seperti hedge funds dan komoditas sebesar 30 persen, tergantung dari tujuan individu dan toleransi risiko," ujarnya.
Komoditas (energi, logam mulia dan pertanian) dan obligasi yang terproteksi inflasi (inflation-protected bonds) adalah instrumen yang berpotensi untuk menahan laju inflasi yang terus meningkat.
(ddn/ir)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Mencicipi Manisnya Waran
- Poin Baru Aturan Tender Offer
- Dag Dig Dug Menanti Aturan Tender Offer Bapepam
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).




