Berita Lain

Indeks Berita



Kamis, 10/07/2008 09:59 WIB
Apindo: BBN untuk Industri Jangan Pakai Bahan Makanan
Irna Gustia - detikFinance


(Foto: Istimewa)
Jakarta - Asosiasi Pengusaha Nasional Indonesia (Apindo) mengingatkan pemerintah agar tidak menggunakan bahan makanan untuk bahan bakar nabati (BBN) yang wajib digunakan industri sebesar 2,5% pada September 2008.

Apindo berharap penggunaan BBN untuk industri diutamakan dari jarak pagar atau ethanol (ampas tebu) ketimbang sawit mentah CPO atau jagung.

"Kalau menggunakan CPO itu akan mengganggu ketahanan pangan, ini malah akan menimbulkan masalah lain," kata Ketua Dewan Pengurus Nasional Apindo Djimanto ketika dihubungi detikFinance, Kamis (10/7/2008).

Djimanto khawatir jika menggunakan CPO, maka kebutuhan untuk pangan seperti minyak goreng dan turunnya jadi ikut terganggu pasokan, dan ujung-ujungnya akan menaikkan harga.

"Ini tidak boleh terjadi, kebutuhan CPO untuk pangan tetap harus diutamakan," ingatnya.

Penggunaan bahan bakar nabati di Indonesia masih rendah. Namun seiring tingginya harga bahan bakar industri yang mengikuti harga minyak internasional, menurut Djimanto ke depan BBN akan menjadi alternatif yang penting.

Selain masalah harga yang harus lebih rendah dari BBM industri, Djimanto juga berharap pasokan BBN untuk industri bisa terus berkelanjutan.
(ir/qom)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!


Komentar terkini (0 Komentar) Belum ada komentar yang masuk

Baca juga :


Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).