Forum Finance
- Turki Lihai Kenakan Anti-... pitulas
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Sabtu, 20/03/2010 15:04 WIB
Harga Emas Bergeming -
Sabtu, 20/03/2010 14:05 WIB
Penerimaan Bea Cukai Capai Rp 17,549 Triliun -
Sabtu, 20/03/2010 13:54 WIB
Sebelum Obama Datang, SBY Harus Perbaiki Tata Ekonomi RI -
Sabtu, 20/03/2010 13:24 WIB
Keluh Kesah Petani Rotan Indonesia -
Sabtu, 20/03/2010 12:09 WIB
Makin Akrab dengan AS, RI Makin Untung -
Sabtu, 20/03/2010 11:56 WIB
Industri Diminta Hemat Konsumsi Gas
Indeks Berita
Minggu, 20/07/2008 15:47 WIB
JK: Pertumbuhan Ekonomi RI Lampaui Asia 2011
Gede Suardana - detikFinance

Foto: Dok detikcom
"Pertumbuhan ekonomi kita akan meningkat dan pada 2011 akan jauh lebih baik dari negara-negara Asia," ujarnya sambutan di acara Musyawarah Nasional ke-13 Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) di Grand Hyatt, Nusa Dua, Bali, Minggu (20/7/2008).
Menurut Kalla, Indonesia harusnya bersyukur karena tidak mengalami krisis pangan, tidak mengimpor beras, gula, ataupun jagung. Meskipun ia mengaku mahalnya harga minyak goreng di pasaran.
"Tapi setidaknya tidak sulit didapatkan," pungkasnya.
Ekonomi di LuarJawa
Pada kesempatan ini ia juga menyatakan, kekuatan ekonomi di luar Jawa kini bisa dikatakan telah mengalahkan pilar-pilar ekonomi yang berada di Jawa. Lambang kemiskinan kini justru melekat di kota-kota besar seperti Jakarta.
Menurutnya, pertumbuhan ekonomi di luar Jawa ini terlihat dari meningkatnya penjualan motor, mobil dan alat-alat elektronik.
"Kehidupan eknonmi di Indonesia sudah merata. Bahkan kekuatan ekonomi lebih besar di luar Jawa. Ini terlihat dari peningkatan penjualan motor atau mobil, dan alat elektronik di daerah-daerah," ujarnya.
Ia bahkan menegaskan, dengan pesatnya pertumbuhan daerah, simbol-simbol kemiskinan kini hanya tertinggal di kota-kota besar seperti Jakarta.
"Lambang kemiskinan hanya ada di kota bear seperti Jakarta. Saya tidak melihatnya di daerah yang saya kunjungi. Di tempat lain tidak ada yang seperti itu," ujarnya. (lih/lih)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (19 Komentar)
Baca juga :
- Daya Saing Usaha di Jateng Rendah
- Laporan dari Malaysia
Ketimpangan Ekonomi Bukti Kegagalan Sistem Kapitalisme - Polri Paling Cepat Belanja
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).



