Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Senin, 15/03/2010 13:58 WIB
Sri Mulyani Berharap Tiap Minggu Ada Pemusnahan Miras Ilegal -
Kamis, 11/03/2010 07:54 WIB
4 Wakil Indonesia dalam Daftar Orang Terkaya Dunia -
Rabu, 10/03/2010 13:07 WIB
Sri Mulyani Masuk Jajaran '8 Wanita Berpengaruh Asia' -
Senin, 08/03/2010 11:15 WIB
Sri Mulyani 'Diserang' di UI -
Jumat, 05/03/2010 13:50 WIB
Burhanuddin Abdullah Bebas Bersyarat -
Kamis, 04/03/2010 11:43 WIB
Hatta Rajasa Kelupaan Bawa Istri
Indeks Berita
Rabu, 23/07/2008 17:21 WIB
Jadi Gubernur BI, Harta Boediono Naik Rp 5 Miliar
Chairina Fatia - detikFinance

Foto: Wahyu Daniel/detikFinance
Video Terkait
Boediono melaporkan harta kekayaannya bersama-sama dengan Hakim Konstitusi Mahfud MD dan Ketua BPK Anwar Nasution di Gedung KPK, di Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (23/7/2008).
Satu persatu para pejabat itu membeberkan rincian kekayaannya. Boediono adalah pejabat yang paling banyak total kekayaannya.
Mantan Menko Perekonomian itu menyebut harta kekayaannya sebelum menjabat sebagai Gubernur BI berjumlah Rp 13.612.509.972 jumlah tersebut dari data 24 Februari 2006. Hartanya kemudian melonjak menjadi Rp 18.660.488.141 ditambah US$10 ribu pada 31 Mei 2008.
"Kenaikan hartanya lebih karena kenaikan NJOP (nilai jual objek tanah)," terang pria kelahiran Blitar, 25 Februari 1943 ini.
Boediono dilantik sebagai Gubernur BI pada 22 Mei 2008. Boediono menggantikan Burhanuddin Abdullah yang kini ditahan karena kasus korupsi aliran dana YPPI.
Berikut rincian laporan keuangan mantan Menkeu ini:
Harta tidak bergerak pada 24 Februari 2006 berjumlah Rp 2.282.228.000 menjadi Rp 5.881.865.000 per 31 Mei 2008.
Harta Bergerak alat transport dan mesin lainnya per 24 Februari 2006 Rp 646.700.000. Setelah menjabat sebagai Gubernur BI dengan data per 31 Mei 2008 Rp 512.500.000.
Surat berharga per 31 Mei Rp 600 juta:
1. Tahun investasi 2008 (hasil sendiri) per 31 Mei 2008, Rp 400 juta
2. Tahun investasi 2008 (hasil sendiri) per 31 Mei 2008, Rp 200 juta.
(ptr/qom)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
- Hati Boediono Selalu Terpaut di BI
- Boediono Tersentuh Salam Perpisahan Kadin
- Boediono Banjir Ucapan Selamat
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).



