Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Jumat, 19/03/2010 18:01 WIB
Turki Lihai Kenakan Anti-Dumping Untuk Indonesia -
Jumat, 19/03/2010 17:46 WIB
Pemerintah Tak Sanggup Biayai Infrastruktur Sendirian -
Jumat, 19/03/2010 17:18 WIB
Pertamina Tetap Ngotot Impor Minyak Lewat Trader -
Jumat, 19/03/2010 15:56 WIB
DEN Rekomendasikan Kenaikan Harga Jual Listrik Swasta -
Jumat, 19/03/2010 15:29 WIB
Boediono: Jam Operasi Supermarket Tak Akan Dibatasi -
Jumat, 19/03/2010 15:17 WIB
Boediono Pimpin Komite Pengawas Anggaran Pendidikan
Indeks Berita
Rabu, 06/08/2008 12:42 WIB
Cekal Pengusaha Batubara, Pemerintah Bisa Diadukan ke Arbitrase
Alih Istik Wahyuni - detikFinance

Foto: Reuters
Hal tersebut disampaikan Ketua Asosiasi Pengusaha Batubara Indonesia (APBI) Jeffrey Mulyono dalam jumpa pers di kantornya, Graha Irama, Kuningan, Jakarta, Rabu (6/8/2008).
"Saya takut ini jadi ke arbitrase internasional. Ada peluang untuk itu, karena PKP2B (Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara) ujung-ujungya arbitrase. Tapi saya coba agar mereka tidak menggunakan senjata pamungkas itu dulu," ujarnya.
Menurut Jeffrey yang juga masuk daftar cekal, tuntutan ini sangat merugikan perusahaan. Apalagi jika perusahaan terkait dipaksa membayar semua piutang negara secara sekaligus, bisa membuat perusahaan langsung bangkrut. (lih/ddn)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (3 Komentar)
Baca juga :
- DPR Belum Mau Panggil Direksi Perusahaan Batubara
- Protes Pencekalan, Jeffrey Mulyono Malah Dipingpong di Depkeu
- Dicekal Imigrasi, Pengusaha Batubara Datangi Depkeu
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).



