Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Jumat, 19/03/2010 17:21 WIB
Indocement Bidik Pertumbuhan Penjualan 6% di 2010 -
Jumat, 19/03/2010 17:19 WIB
Recapital Siap Eksekusi Rights Issue Bank Eksekutif Hingga Rp 500 M -
Jumat, 19/03/2010 16:55 WIB
Ubah Skema Akuisisi Bank Eksekutif, Recapital Cs Taruh Deposito Rp 180 M -
Jumat, 19/03/2010 16:48 WIB
Indocement Bangun PLTU Senilai US$ 150 Juta -
Jumat, 19/03/2010 16:09 WIB
IHSG Cetak 5 Poin Dalam Volatilitas Tinggi -
Jumat, 19/03/2010 16:02 WIB
BTPN Terbitkan Obligasi Rp 750 Miliar
Indeks Berita
Jumat, 08/08/2008 08:31 WIB
Qatar Telecom Rombak Direksi Indosat 25 Agustus
Achmad Rouzni Noor II - detikFinance

(Foto: detikInet)
Pihak Indosat sudah melakukan pemanggilan kepada pemegang saham untuk menghadiri rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 25 Agustus tersebut. RUPSLB itu hanya memiliki satu agenda tunggal yakni persetujuan perubahan direksi atau komisaris.
Siapa yang bakal tergeser dalam perubahan direksi kali ini? Sumber detikFinance, Jumat (8/8/2008) mengungkapkan Qtel akan menempatkan wakilnya untuk menggantikan perwakilan STT.
Namun untuk posisi direktur utama, dikabarkan tetap akan dipegang oleh orang Indonesia. Kabarnya, Johnny Swandi Sjam tetap akan dipertahankan. Sedangkan wakil direktur utama yang selama ini dipegang Kaizad Bomi Heerjee kabarnya akan digantikan Guntur S Siboro. Namun ketika dikonfirmasi, Guntur hanya tertawa saja.
Saat ini sususan manajemen Indosat adalah Komisaris Utama Peter Seah Lim Huat. Komisaris: Jarman, Rionald Silaban, Sio Tat Hiang, Sum Soon Lim, Sheikh Mohammed Bin Suhaim Hamad Al-Thani. Komisaris Independen: Lim Ah Doo, Setyanto P. Santosa dan Soeprapto, S.IP.
Direktur Utama: Johnny Swandi Sjam. Wakil Direktur Utama: Kaizad Bomi Heerjee. Direktur: Wahyu Wijayadi, Raymond Tan Kim Meng, Fadzri Sentosa, Syakieb A Sungkar, Wong Heang Tuck, Roy Kannan dan Guntur S. Siboro.Qtel membeli saham Indosat milik Singapore Technologies Telemedia dari anak usahanya Indonesia Communications Limited. Saat ini Qtel tengah dalam proses penawaran tender saham milik publik. Namun Qtel hanya bisa menguasai 49% saham Indosat sehingga saham publik yang boleh dibeli tinggal 8,2%. (ir/ir)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- CIMB Niaga 'Berkongsi' dengan Indosat
- Rachmat Gobel Bicara Soal Aliansi dengan Qtel
- Peluang Qtel Miliki 49% Lebih Saham Indosat Tertutup
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).



