Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Jumat, 19/03/2010 11:37 WIB
Direktur XL Mengundurkan Diri -
Jumat, 19/03/2010 11:20 WIB
Abdi Bangsa Incar Bisnis Distribusi Media -
Jumat, 19/03/2010 10:58 WIB
Gajah Tunggal Cetak Laba Rp 905,33 Miliar -
Jumat, 19/03/2010 10:21 WIB
Laba Indocement Melejit 57,36% -
Jumat, 19/03/2010 09:49 WIB
Aksi Jual Berlanjut, IHSG - Rupiah Memerah Lagi -
Jumat, 19/03/2010 09:37 WIB
Market Flash eTrading
Indeks Berita
Selasa, 19/08/2008 17:20 WIB
Rupiah Mampir ke 9.183/US$
Irna Gustia - detikFinance

(Foto: Dadan-detikFinance)
Pada penutupan perdagangan valas pukul 17.00 WIB, Selasa (19/8/2008) rupiah menguat tipis 2 poin ke posisi 9.183 per dolar AS.
Penawaran ORI yang mulai dilakukan hari ini 19 Agustus sampai 29 Agustus 2008 telah membuat investor banyak yang mengalihkan dananya ke surat utang. Walaupun pengaruhnya terhadap rupiah kecil karena penjualan ORI terbatas pada investor ritel.
Turunnya harga minyak ke US$ 112 per barel dimanfaatkan pelaku pasar untuk berburu rupiah karena memang kondisi rupiah saat ini seharusnya menguat.
Sedangkan mata uang Asia lainnya ditutup bervariasi terhadap dolar AS seperti dolar Hong Kong menguat 0,01%, rupee India melemah 0,18%, yen Jepang menguat 0,18%, won Korea melemah 1%, peso Filipina melemah 0,4%, dolar Singapura melemah 0,31% dan bath Thailand melemah 0,68%. (ir/qom)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).




