Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Sabtu, 20/03/2010 10:23 WIB
Dana Asing Terus Banjiri Surat Utang pemerintah -
Jumat, 19/03/2010 17:30 WIB
Bank Eksekutif Write Off Kredit Macet Rp 250 Miliar -
Jumat, 19/03/2010 16:32 WIB
Agen AJB Bumiputera Merasa Nasibnya Ditelantarkan Manajemen -
Jumat, 19/03/2010 16:27 WIB
Ghandi Ganda Putra Jadi Dirut Bank Eksekutif -
Jumat, 19/03/2010 15:46 WIB
Update
BTN Turunkan Bunga Kredit per 1 April -
Jumat, 19/03/2010 14:53 WIB
'Goyang' Manajemen, Agen AJB Bumiputera Ajukan 8 Aspirasi
Indeks Berita
Sabtu, 30/08/2008 17:48 WIB
Bank DBS Kian Ekspansif di RI
Irna Gustia - detikFinance

(Foto: Istimewa)
DBSI berkembang sangat pesat dengan membuka 20 cabang dan cabang pembantu baru dalam 20 bulan sejalan dengan pertumbuhan tinggi dalam jumlah simpanan dan strateginya untuk tumbuh di Indonesia.
Keberhasilan strategi tersebut terlihat dari peningkatan pendapatan bunga sebesar sepuluh kali lipat sejak 2003, peningkatan deposito sebesar 134% serta peningkatan jumlah pinjaman sebesar 101% selama tahun 2007.
"Kami sangat bergembira dengan peluang-peluang yang dihadirkan oleh cabang dan cabang pembantu baru kami dalam memperkuat keberadaan kami di Indonesia," ungkap Scott Armstrong, Presiden Direktur DBSI dalam siaran pers, Sabtu (30/8/2008).
"Dengan adanya lebih banyak cabang, kami menjadi semakin dekat dengan nasabah sehingga lebih memudahkan transaksi nasabah dan lebih memahami mereka sehingga dapat memberikan solusi perbankan yang tepat," lanjutnya.
DBSI sedang berada dalam fase pertumbuhan tinggi di Indonesia dan terus melakukan investasi yang signifikan dalam pengembangan staf, pembukaan kantor cabang dan cabang pembantu, serta menciptakan produk-produk untuk nasabah korporasi dan perorangan.
Saat ini DBSI memiliki 28 kantor cabang di 11 kota besar di Indonesia yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, Makassar, Palembang, Samarinda, Semarang, Pontianak, Pekanbaru dan Yogyakarta.
"Kami memiliki komitmen tinggi di Indonesia dan memfokuskan investasi pada pengembangan staf dan pembukaan kantor cabang dan cabang pembantu baru," tambah Armstrong.
Sejak awal 2008 hingga saat ini jumlah staf DBSI meningkat dari 695 menjadi 953 orang. DBSI juga meresmikan DBSI Academy pada tahun 2007 yang bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang akan menjadi bankir-bankir Indonesia di masa depan.
Perusahaan induk DBSI, DBS Group Holdings Ltd, merupakan salah satu grup finansial terbesar di Asia yang beroperasi di 16 negara dan memiliki lebih dari 15.000 staff. DBS Group memegang posisi penting dalam bidang Perbankan Korporasi, Transactional Banking, Usaha Kecil dan Menengah (UKM), serta Perbankan Konsumen. DBS berkomitmen untuk mengembangkan keberadaannya di Asia melalui pertumbuhan organik (membuka cabang-cabang baru) dan akuisisi dan aliansi strategis, dengan tujuan memberikan nilai tambah melalui jaringannya di Asia.
DBS melihat Indonesia sebagai bagian penting dari strategi pertumbuhannya di Asia. Pada tahun 2011, kawasan Asia Pasifik diproyeksikan akan melampaui Eropa untuk pasar Individu dengan Pendapatan Sangat Tinggi, dengan total aset sebesar US$12,7 triliun, dibandingkan dengan Eropa yang hanya mencapai US$12,5 triliun. Jumlah Individu dengan Pendapatan Sangat Tinggi di Indonesia telah meningkat sebesar 16,8% selama periode 2006 - 2007, dan mencapai populasi sebanyak 23.000 orang.
"Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah, populasi yang besar, pasar yang terus tumbuh dan memiliki konsumen yang menghargai layanan perbankan pribadi berorientasi nasabah yang dapat diberikan DBSI," katanya.
DBS Bank Ltd didirikan di Singapura 40 tahun yang lalu dan telah tumbuh dan berkembang dengan pesat. Sebagai kelompok perbankan komersial terbesar di Singapura dan Asia Tenggara, dan salah satu bank terbesar di Hong Kong, DBS dapat memanfaatkan jaringannya serta pengetahuannya mengenai Asia untuk melayani nasabahnya di Indonesia dan menghubungkan nasabah baru kepada jaringan perbankannya di Asia. (ir/ir)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Asosiasi Pengelola Risiko Bank Diresmikan
- Perbankan Jaga Pesona Deposito
- Bank Harus Jelaskan Deposito yang Lebih Tinggi dari LPS
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).



