Forum Finance
- Turki Lihai Kenakan Anti-... pitulas
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Jumat, 19/03/2010 17:21 WIB
Indocement Bidik Pertumbuhan Penjualan 6% di 2010 -
Jumat, 19/03/2010 17:19 WIB
Recapital Siap Eksekusi Rights Issue Bank Eksekutif Hingga Rp 500 M -
Jumat, 19/03/2010 16:55 WIB
Ubah Skema Akuisisi Bank Eksekutif, Recapital Cs Taruh Deposito Rp 180 M -
Jumat, 19/03/2010 16:48 WIB
Indocement Bangun PLTU Senilai US$ 150 Juta -
Jumat, 19/03/2010 16:09 WIB
IHSG Cetak 5 Poin Dalam Volatilitas Tinggi -
Jumat, 19/03/2010 16:02 WIB
BTPN Terbitkan Obligasi Rp 750 Miliar
Indeks Berita
Kamis, 04/09/2008 08:47 WIB
Dirut dan Komut Eurocapital Saling 'Serang' Kasus Suap
Irna Gustia - detikFinance

(Foto: dok EPS)
Semula Komisaris Utama Euro Capital Rudi Rusli telah melaporkan dirutnya Jodi Haryanto ke Mabes Polri karena dugaan penggelapan uang senilai Rp 80 miliar.
Selain itu Rudi Rusli juga melaporkan Kabiro Lembaga Efek Bapepam Arif Baharuddin dengan dugaan menerima suap. Kasus tersebut saat ini sedang ditangani oleh Direktur II Ekonomi dan Khusus Mabes Polri.
Jodi dituduh mendapat pinjaman pribadi Rp 9,3 miliar dengan menggadaikan saham EPS sebagai jaminan. Oleh karena itu pada RUPS bulan Juni lalu, pemegang saham sepakat memberhentikan Jodi Haryanto. Hasil RUPS sudah disetujui oleh pemegang saham, dan dilegalisir oleh notaris,
Namun kata Rudi, hingga kini Kepala Biro Transaksi dan Lembaga Efek Bapepam-LK belum menyetujui penggantian Jodi dan bahkan meminta perusahaan untuk tidak memecat Jodi. Dengan begitu, hingga saat ini perubahan direksi belum disetujui oleh otoritas pasar modal.
Tapi kini balik Jodi Haryanto yang balik membeberkan fakta yang ada di EPS. Dalam siaran pers yang diterima Kamis (4/9/2008), Jodi juga mengatakan akan melaporkan tindakan-tindakan Rudi Rusli yang mencemarkan nama baiknya ke pihak yang berwajib.
Jodi menjelaskan bahwa laporan keuangan PT Eurocapital Peregrine Securities selalu diaudit oleh Kantor Akuntan Publik independen yang terdaftar di Bapepam dan LK dengan pernyataan Wajar Tanpa Syarat mulai sejak tahun 2004 hingga saat ini. Seluruh pemegang saham, Komisaris, serta Direksi selalu menyetujui dan membubuhkan tandatangan atas isi Laporan Keuangan tersebut. Lap keuangan PT EPS selalu diterima dengan baik oleh Bapepam-LK.
Sistem pelaporan keuangan PT. Eurocapital Peregrine Securities dan penghitungan Modal Kerja Bersih Disesuaikan (MKBD) dilakukan secara online melalui website KPEI yang diupdate secara real time hingga saat ini. Dan hingga saat ini tidak ada perubahan signifikan.
Jodi mengatakan Rudi Rusli sudah sejak lama menempatkan Sugeng Haryanto (kakak ipar) dan Hasmono Abdul Fatah (sepupu) sebagai pengawas perusahaan dan pemegang specimen. Mengenai saham Sari Husada bahwa Polda Metro Jaya dan Bapepam dan LK telah memberikan perintah untuk melepaskan saham tersebut kepada pemiliknya, namun Saudara Rudi Rusli dengan selalu menyebut nama beberapa petinggi negara berulang kali mencoba melakukan pemerasan baik kepada saya maupun kepada pejabat-pejabat Bapepam dan LK.
"Kepala Biro Transaksi dan Lembaga Efek Bapak Arif Baharudin yang kami kenal adalah pejabat negara yang sangat baik dalam menjalankan tugasnya dan tidak memiliki hubungan pribadi dengan saya dan saya tidak pernah menjanjikan apapun kepada beliau," tegas Jodi.
Jodi malah mengatakan, pada saat ini Rudi Rusli sedang dalam penyelidikan yang berwajib untuk sejumlah tindak pidana yang dilakukannya. (ir/ir)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
- Pejabat Bapepam Bantah Terima Suap
- Mantan Dirut Eurocapital Dilaporkan ke Polisi
- Eurocapital Cuci Tangan Kasus Rudi Rusli vs Bapepam
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).



