Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Sabtu, 20/03/2010 10:23 WIB
Dana Asing Terus Banjiri Surat Utang pemerintah -
Jumat, 19/03/2010 17:30 WIB
Bank Eksekutif Write Off Kredit Macet Rp 250 Miliar -
Jumat, 19/03/2010 16:32 WIB
Agen AJB Bumiputera Merasa Nasibnya Ditelantarkan Manajemen -
Jumat, 19/03/2010 16:27 WIB
Ghandi Ganda Putra Jadi Dirut Bank Eksekutif -
Jumat, 19/03/2010 15:46 WIB
Update
BTN Turunkan Bunga Kredit per 1 April -
Jumat, 19/03/2010 14:53 WIB
'Goyang' Manajemen, Agen AJB Bumiputera Ajukan 8 Aspirasi
Indeks Berita
Minggu, 28/09/2008 10:13 WIB
WaMu Menyusul Lehman Brothers
Dadan Kuswaraharja - detikFinance

Foto: Reuters
Dalam petisi yang disampaikan Jumat malam waktu setempat itu, perusahaan mendaftarkan aset senilai US$ 32,9 miliar, dan utang senilai US$ 8,2 miliar. Kebangkrutan Washington Mutual atau WaMu ini merupakan yang terbesar dalam sejarah AS.
Seperti dikutip Reuters, Minggu (28/9/2008) Washington Mutual diwakili oleh kuasa hukum yang sama dengan Lehman Brothers yakni Weil Gotshal & Manges. Lehman Brothers sudah terlebih dahulu menyatakan diri bangkrut.
Anak perusahaan WaMu yakni WMI Investment Corp juga ikut bangkrut. Pengajuan kebangkrutan ini merupakan langkah lanjutan setelah ditutup oleh pemerintah AS pekan ini. Setelah ditutup pemerintah, aset WaMu dijual murah ke JPMorgan Chase senilai US$ 1,9 miliar. (ddn/ddn)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Bantah Kesulitan Likuiditas, Fortis Jual Aset US$ 10 Miliar
- Wachovia Ajukan Merger ke Citigroup
- Bush Yakin Program Bailout Disetujui
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).



