Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Jumat, 19/03/2010 17:21 WIB
Indocement Bidik Pertumbuhan Penjualan 6% di 2010 -
Jumat, 19/03/2010 17:19 WIB
Recapital Siap Eksekusi Rights Issue Bank Eksekutif Hingga Rp 500 M -
Jumat, 19/03/2010 16:55 WIB
Ubah Skema Akuisisi Bank Eksekutif, Recapital Cs Taruh Deposito Rp 180 M -
Jumat, 19/03/2010 16:48 WIB
Indocement Bangun PLTU Senilai US$ 150 Juta -
Jumat, 19/03/2010 16:09 WIB
IHSG Cetak 5 Poin Dalam Volatilitas Tinggi -
Jumat, 19/03/2010 16:02 WIB
BTPN Terbitkan Obligasi Rp 750 Miliar
Indeks Berita
Kamis, 23/10/2008 17:01 WIB
Rupiah Terjatuh ke 9.940/US$
Irna Gustia, Wahyu Daniel - detikFinance

(Foto: dok detikFinance)
Pada perdagangan valas pukul 17.00 WIB, Kamis (23/10/2008) rupiah melemah 45 poin ke posisi 9.940 per dolar AS. Rupiah hari ini sempat melemah ke posisi 9.961 per dolar AS.
Menteri Keuangan yang juga Menko Perekonomian Sri Muyani mengatakan pelemahan rupiah terhadap dolar AS lebih karena faktor global. Pemerintah akan lebih hati-hati dan waspada terhadap perubahan di pasar global ini.
Menkeu mengatakan saat ini kondisi ekonomi global sudah mulai bergerak jadi semua negara juga akan mewaspadainya.
"Kita sendiri di semua lini akan melihat perekonomian mana saja yang potensinya tetap terjaga. Mana yang paling vulnerable (mudah terkena) sehingga perlu ada perlakuan khusus. Kalau rupiah dan lain-lain kita akan lihat komparasinya dengan regional. Depresiasi kita terhadap dolar apakah masih comparable dengan mata uang-mata uang lain. Dan apakah masih fundamental dengan faktor-faktor yang menopangnya. Jadi kita lihat," papar Menkeu usai rapat dengan Komisi XI DPR, di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (23/10/2008)..
Menkeu juga mengatakan pemerintah sedang mencoba mengatur supaya guncangan ini tidak terlalu mengganggu. "Seperti yang saya katakan dengan adanya adjustment kita harus hati-hati dan waspada," katanya.
Sementara mata uang Asia pada hari ini kebanyakan ditutup melemah seperti dolar Hong Kong melemah 0,01%, rupee India melemah 1,01%, won Korea melemah 2,94%, peso Filipina melemah 0,74%, dolar Singapura melemah 0,08% dan bath Thailand melemah 0,23%.
(ir/qom)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
- Rupiah Terus Melemah, Pemerintah Waspada
- Sesi Siang
Rupiah dan IHSG Terpukul - Euro dan Pounds Makin Kedodoran
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).



