Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Jumat, 19/03/2010 18:01 WIB
Turki Lihai Kenakan Anti-Dumping Untuk Indonesia -
Jumat, 19/03/2010 17:46 WIB
Pemerintah Tak Sanggup Biayai Infrastruktur Sendirian -
Jumat, 19/03/2010 17:18 WIB
Pertamina Tetap Ngotot Impor Minyak Lewat Trader -
Jumat, 19/03/2010 15:56 WIB
DEN Rekomendasikan Kenaikan Harga Jual Listrik Swasta -
Jumat, 19/03/2010 15:29 WIB
Boediono: Jam Operasi Supermarket Tak Akan Dibatasi -
Jumat, 19/03/2010 15:17 WIB
Boediono Pimpin Komite Pengawas Anggaran Pendidikan
Indeks Berita
Selasa, 11/11/2008 15:55 WIB
Pertamina Mulai Pasarkan Bio Solar untuk Industri
Angga Aliya ZRF - detikFinance

Foto: Pertamina
"Dengan adanya SK peraturan Menteri ESDM No 32 tahun 2008, Pertamina
mendapat kepastian standarisasi kualitas BBN dan kelancaran pasokan bio fuel dengan demikian bisa fokus meningkatkan pelayanan konsumen," kata Direktur Utama Pertamina Ari Soemarno dalam peluncuran Bio Solar untuk industri di Depot Plumpang, Jakarta,Selasa (11/10/2008).
Dengan memasarkan produk BBN, Pertamina juga memberi kontribusi dalam
pelestarian lingkungan dan ketersediaan energi serta memberi dampak pada pengembangan masyarakat terutama petani penghasil BBN.
Produk-produk bahan bakar bio yang selama ini telah dipasarkan Pertamina antara lain Bio Solar, Bio Premium dan Bio Pertamax.
Bio Solar adalah campuran solar dan FAME (Fatty Acid Methyl Ester). Sedangkan Bio Premium merupakan campuran premium dan ethanol unhydrous terdenaturasi (kemurnian > 99,5 persen). Sementara Bio Pertamax merupakan campuran pertamax dan ethanol unhydrous terdenaturasi (kemurnian > 99,5 persen) ditambah dengan aditif. (ang/lih)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Singapura Bakal Hambat Penyelidikan Kasus Zatapi
- Malaysia Siap Tiru Kebijakan Mandatori BBN Indonesia
- Medco Lamar Pertamina Bentuk Indonesia Inc.
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).



