Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Jumat, 19/03/2010 17:21 WIB
Indocement Bidik Pertumbuhan Penjualan 6% di 2010 -
Jumat, 19/03/2010 17:19 WIB
Recapital Siap Eksekusi Rights Issue Bank Eksekutif Hingga Rp 500 M -
Jumat, 19/03/2010 16:55 WIB
Ubah Skema Akuisisi Bank Eksekutif, Recapital Cs Taruh Deposito Rp 180 M -
Jumat, 19/03/2010 16:48 WIB
Indocement Bangun PLTU Senilai US$ 150 Juta -
Jumat, 19/03/2010 16:09 WIB
IHSG Cetak 5 Poin Dalam Volatilitas Tinggi -
Jumat, 19/03/2010 16:02 WIB
BTPN Terbitkan Obligasi Rp 750 Miliar
Indeks Berita
Selasa, 18/11/2008 07:55 WIB
Rupiah Berputar di 11.800-an/US$
Irna Gustia - detikFinance

(Foto: dok detikFinance)
Rupiah kini sulit untuk mennguat di bawah level 11.000/US$ karena ketatnya likuiditas pasar telah membuat keseimbangan baru rupiah terhadap dolar AS terus bergeser.
Pada perdagangan valas pukul 07.45 WIB, Selasa (18/11/2008) rupiah ada di level 11.893 per dolar AS dan ditransakikan di kisaran 11.890-11.896 per dolar AS. Posisi rupiah pagi ini tidak jauh berbeda dengan penutupan Senin kemarin (17/11/2008) di level 11.890 per dolar AS.
Sementara mata uang dolar AS melemah terhadap euro dan yen karena pelaku pasar kecewa pertemuan pemimpin G20 belum mampu memberikan langkah nyata untuk mengatasi krisis finansial global.
Euro menguat ke posisi 1,2645 dolar AS dibanding hari sebelumnya 1,2591 dolar AS. Sedangkan terhadap yen, mata uang paman sam melemah ke 96,35 yen dari hari sebelumnya 97,06 yen. (ir/ir)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).



