Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Jumat, 19/03/2010 17:21 WIB
Indocement Bidik Pertumbuhan Penjualan 6% di 2010 -
Jumat, 19/03/2010 17:19 WIB
Recapital Siap Eksekusi Rights Issue Bank Eksekutif Hingga Rp 500 M -
Jumat, 19/03/2010 16:55 WIB
Ubah Skema Akuisisi Bank Eksekutif, Recapital Cs Taruh Deposito Rp 180 M -
Jumat, 19/03/2010 16:48 WIB
Indocement Bangun PLTU Senilai US$ 150 Juta -
Jumat, 19/03/2010 16:09 WIB
IHSG Cetak 5 Poin Dalam Volatilitas Tinggi -
Jumat, 19/03/2010 16:02 WIB
BTPN Terbitkan Obligasi Rp 750 Miliar
Indeks Berita
Selasa, 18/11/2008 10:28 WIB
Rupiah ke 12.000/US$ Terendah dalam 7 Tahun
Irna Gustia - detikFinance

(Foto: dok detikFinance)
Pada perdagangan valas pukul 10.15 WIB, Selasa (18/11/2008) rupiah melemah hingga 160 poin ke posisi 12.050 per dolar AS.
Sedangkan IHSG pada perdagangan sesi I, pukul 10.15 WIB, melemah hingga 54,690 poin (4,42%) menjadi 1.182,243. Pelemahan rupiah dan anjloknya saham grup Bakrie memukul IHSG.
Pelemahan rupiah terutama dipicu oleh aksi korporasi yang terus membeli dolar AS untuk kebutuhan akhir tahunnya. Perdagangan valas sendiri relatif tipis dan pelaku pasar mulai cemas atas sikap pasrah BI yang melihat pelemahan rupiah sebagai gejala eksternal.
Rupiah cenderung melemah hingga akhir tahun karena ketatnya likuiditas pasar yang membuat keseimbangan baru rupiah terhadap dolar AS bergeser. (ir/qom)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).



