Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Jumat, 19/03/2010 17:21 WIB
Indocement Bidik Pertumbuhan Penjualan 6% di 2010 -
Jumat, 19/03/2010 17:19 WIB
Recapital Siap Eksekusi Rights Issue Bank Eksekutif Hingga Rp 500 M -
Jumat, 19/03/2010 16:55 WIB
Ubah Skema Akuisisi Bank Eksekutif, Recapital Cs Taruh Deposito Rp 180 M -
Jumat, 19/03/2010 16:48 WIB
Indocement Bangun PLTU Senilai US$ 150 Juta -
Jumat, 19/03/2010 16:09 WIB
IHSG Cetak 5 Poin Dalam Volatilitas Tinggi -
Jumat, 19/03/2010 16:02 WIB
BTPN Terbitkan Obligasi Rp 750 Miliar
Indeks Berita
Jumat, 21/11/2008 11:47 WIB
Sesi Siang
Rupiah 12.100/US$, IHSG Jeblok
Irna Gustia - detikFinance
(Foto: Indro-detikFinance)
Meski masalah Bank Century cepat ditangani, namun pelaku pasar tetap khawatir krisis finansial global masih akan berdampak buruk terhadap ekonomi Indonesia. Investor memilih keluar sementara dari lantai bursa dan memegang dolar AS untuk keamanan dan jaga-jaga.
Pada penutupan perdagangan saham sesi I, Jumat (21/11/2008) IHSG turun 28,256 poin (2,45%) menjadi Rp 1.126,714.
Sedangkan rupiah pada perdagangan valas pukul 11.30 WIB melemah 155 poin ke posisi 12.100 per dolar AS. Rupiah hingga siang ini sempat melemah ke 12.600 per dolar AS.
Namun Bank Indonesia kembali menegaskan akan terus menjaga rupiah dari gejolak pasar yang sedang penuh ketidakpastian. BI akan menjaga rupiah di level yang realistis.
"Kita akan terus menjaga rupiah dan terus mengamati pasar. Kita akan berupaya menjaga rupiah pada level yang realistis," kata Gubernur BI Boediono dalam jumpa pers di kantornya, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (21/11/2008).
Perdagangan saham sesi siang mencatat transaksi sebanyak 19.278 kali, dengan volume 1,251 miliar unit saham, senilai Rp 574,7 miliar. Sebanyak 14 saham naik, 98 saham turun dan 22 saham stagnan.
Saham-saham yang meorosot harganya antara lain, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 75 menjadi Rp 2.525, Telkom (TLKM) turun Rp 100 menjadi Rp 5.650, Bank Central Asia (BBCA) turun Rp 200 menjadi Rp 2.500, United Tractors (UNTR) turun Rp 225 menjadi Rp 2.925, Astra Internasional (ASII) turun Rp 150 menjadi Rp 8.250, dan Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) turun Rp 50 menjadi Rp 5.200.
Sementara bursa saham Asia pada sesi siang ini bervariasi karena sebagian sudah mulai rebound seperti Hang Seng naik 3,38%, KOSPI naik 1,74%, Nikkei naik 0,01%, Shanghai turun 4,28%, STI Singapura naik 0,38% dan Taiwan turun 0,22%. (ir/qom)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).



