Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Jumat, 19/03/2010 16:32 WIB
Agen AJB Bumiputera Merasa Nasibnya Ditelantarkan Manajemen -
Jumat, 19/03/2010 16:27 WIB
Ghandi Ganda Putra Jadi Dirut Bank Eksekutif -
Jumat, 19/03/2010 15:46 WIB
Update
BTN Turunkan Bunga Kredit per 1 April -
Jumat, 19/03/2010 14:53 WIB
'Goyang' Manajemen, Agen AJB Bumiputera Ajukan 8 Aspirasi -
Jumat, 19/03/2010 14:16 WIB
Asuransi Bumiputera 'Digoyang' Agen Penjual -
Jumat, 19/03/2010 13:46 WIB
PPATK Temukan 97 Transaksi Pendanaan Teroris di Bank Besar
Indeks Berita
Jumat, 19/12/2008 11:48 WIB
Bank Mandiri Batasi Pinjaman Valas di 2009
Angga Aliya ZRF - detikFinance

Foto: ir/detikFinance
Demikian disampaikan Dirut Bank Mandiri Agus Martowardojo usai penandatanganan MoU dengan Semen Gresik di Plaza Mandiri, Jl Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (19/12/2008).
"Tahun depan akan lebih banyak himpun dan dari dalam negeri dan batasi pinjaman valas dari luar. Untuk kucuran kredit pun akan diperbanyak dalam bentuk rupiah," katanya.
Menurut Agus, hal ini dilakukan karena pemberian kredit dalam bentuk valas biasanya pendanaannya (funding) pun berasal dari luar negeri. Biaya funding ini bisa jadi sangat mahal di saat seperti sekarang.
"Soalnya kalau kasih bentuk valas funding-nya pasti dari luar negeri, jadi bisa cukup mahal," katanya.
Agus menambahkan, sampai saat ini dana pihak ketiga (DPK) Bank Mandiri dalam bentuk valas dari dalam negeri mencapai US$ 4 miliar. Dari dana sebanyak itu, valas yang sudah disalurkan mencapai US$ 3,5 miliar.
Capex
Pada 2009 Bank Mandiri menganggarkan belanja modal (capex) sebanyak US$ 50 juta dan Rp 600 miliar. Dana sebanyak itu akan digunakan untuk investasi information tecnology (IT), penambahan infrastruktur dan pembukaan 264 kantor cabang terbaru.
"Capex Mandiri tahun 2009 sebesar US$ 50 juta untuk IT investment, ditambah Rp 600 miliar untuk tambahan infrastruktur dan pembukaan kantor terbaru sebanyak 264," kata Agus.
Dari 264 kantor baru yang akan dibuka, dua diantaranya akan dibuka di Malaysia dan Shanghai. Selain itu anggaran capex tersebut juga akan digunakan untuk membeli 1.000 mesin ATM baru.
Sindikasi Semen Gresik
Agus menambahkan, pinjaman sindikasi yang diberikan ke Semen Gresik didanai sekitar 3-5 bank. Pinjaman tersebut berjangka waktu 10 tahun, dengan grace period 3 tahun di dalam 10 tahun itu. Untuk tingkat bunga akan disesuaikan dengan realisasi BI Rate pada 2009, tetapi akan berada di kisaran 12,5-15%.
"Sindikasinya terdiri dari 3-5 bank. Sebenarnya Rp 6,3 triliun itu Bank Mandiri sendiri bisa ngasih sampai Rp 7,8 triliun. Tapi kita akan berbagi dengan bank lain," katanya.
Pada 2009 Bank Mandiri menargetkan pertumbuhan kredit sebesar 15-17%.
(lih/ir)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Mandiri Fasilitasi Dana Rp 6,3 Triliun untuk Pabrik Baru Semen Gresik
- Bank Mandiri Targetkan Kredit Mikro Hingga Rp 6 Triliun di 2009
- Bank Mandiri Beri Penghargaan Bagi Debitor yang Tepat Waktu
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).



