Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Jumat, 19/03/2010 17:21 WIB
Indocement Bidik Pertumbuhan Penjualan 6% di 2010 -
Jumat, 19/03/2010 17:19 WIB
Recapital Siap Eksekusi Rights Issue Bank Eksekutif Hingga Rp 500 M -
Jumat, 19/03/2010 16:55 WIB
Ubah Skema Akuisisi Bank Eksekutif, Recapital Cs Taruh Deposito Rp 180 M -
Jumat, 19/03/2010 16:48 WIB
Indocement Bangun PLTU Senilai US$ 150 Juta -
Jumat, 19/03/2010 16:09 WIB
IHSG Cetak 5 Poin Dalam Volatilitas Tinggi -
Jumat, 19/03/2010 16:02 WIB
BTPN Terbitkan Obligasi Rp 750 Miliar
Indeks Berita
Selasa, 06/01/2009 13:31 WIB
Bapepam Panggil 49 Perusahaan Sekuritas
Angga Aliya ZRF - detikFinance
(Foto: dok detikFinance)
"Broker sudah dipanggil untuk verifikasi secara menyeluruh ini untuk antisipasi dini terhadap sekuritas lain, ada 49 broker yang dipanggil disamping Sarijaya," kata Kabiro Transaksi Lembaga Efek Bapepam LK Nurhaida di kantor Bapepam LK, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Selasa (6/1/2008).
Bapepam juga sudah membentuk 17 tim verfikasi gabungan dengan Self Regulatory Organization (SRO). "Kita ingin lihat lagi MKBD untuk Sarijaya siapa tahu ada kesalahan pencatatan dan lain sebagainya," katanya.
Selain penyalahgunaan dana nasabah, Sarijaya Permana Sekuritas juga melaporan Modal Kerja Bersih Disesuikan (MKBD) yang tidak benar. Anggota Bursa dengan kode perdagangan SP tersebut terakhir melaporkan nilai MKBD sebesar Rp 29,318 miliar.
Menurut Nurhaida pada Anggota Bursa tersebut dikumpulkan dalam rangka membangun kepercayaan pasar. Untuk masalah MKBD anggota bursa ini, Bapepam juga akan meneliti lebih spesifik lagi. "MKBD akan dilihat lebih spesifik lagi pada rekeningnya," katanya.
Sementara Direktur PT Mandiri Sekuritas Mirza Adityaswara yang baru saja dipanggil Bapepam mengatakan, Bapepam sudah melakukan hal yang tepat untuk kasus Sarijaya dengan melakukan suspensi.
"Suspend yang dilakukan Bapepam akan menenangkan pasar itu juga bukti pada aksi yang dilakukan lembaga. Kalau tidak dilakukan malah jadi kacau ini menunjukkan Bapepam sudah memiliki langkah-langkah untuk menangani masalah Sarijaya," katanya.
Bapepam jugai telah memerintah pembekuan aset milik PT Sarijaya Permana Sekuritas di KPEI dan KSEI karena terkait dugaan penyalahgunaan rekening dana nasabah. Herman Ramli sendiri telah ditahan Bareskrim-Mabes Polri sejak 24 Desember 2008.
Sarijaya merupakan salah satu perusahaan sekuritas lokal terbesar yang semula merupakan anak usaha Bank Bali milik keluarga Ramli. Sarijaya memiliki 31 kantor cabang yang tersebar di Jawa, Bali, Sumatra, Kalimantan dan Sulawesi dengan basis nasabah ritel yang cukup besar. (ir/qom)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Bapepam Sayangkan Kejahatan Pemilik Sarijaya Sekuritas
- Penggelapan Dana Sarijaya Capai Rp 240 Miliar
- Pialang Sarijaya Sekuritas Sibuk Tenangkan Nasabah
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).




