Berita Lain
-
Minggu, 05/09/2010 16:12 WIB
Jamu RI Kalah Pamor dengan Jamu Malaysia -
Minggu, 05/09/2010 14:36 WIB
Mulai November 2010, Jawa-Bali Dapat Tambahan Daya 330 MW -
Minggu, 05/09/2010 12:58 WIB
Fauzi Bowo : Jangan Terlalu Mudah Bawa Sanak Saudara Adu Nasib di Jakarta -
Minggu, 05/09/2010 12:28 WIB
Industri Jamu Resah Maraknya 'Jamu' Oplosan -
Sabtu, 04/09/2010 17:08 WIB
Puncak Mudik Selasa, ASDP Kerahkan 28 Kapal Ferry -
Sabtu, 04/09/2010 16:04 WIB
Penjual Parsel Cikini Mengaku Bebas Makanan Kadaluarsa
Indeks Berita
Jumat, 09/01/2009 07:26 WIB
Kadin Perkirakan Harga BBM Turun Lagi Rp 500
Suhendra - detikFinance

Foto: dok detikcom
"Rasanya sih BBM turun, tapi saya nggak boleh mendahulukan, maka saya ngomongnya kalau diasumsikan! Nanti dibilang, kok Hidayat dahuluin?," kata Ketua Umum Kadin MS Hidayat berseloroh saat ditemui di kantor Menko Lapangan Banteng usai rapat koordinasi dampak penurunan BBM, Kamis malam (8/1/2009).
Hidayat mengaku pihaknya telah mengajukan penurunan harga BBM secara resmi kepada Menteri Keuangan (Menkeu) sebesar Rp 500 yang akan dilanjutkan dengan laporan Menkeu kepada presiden pada hari ini.
"Hitungan kita bisa diturunkan Rp 500, syukur bisa lebih, tapi kira-kira Rp 500," kiranya.
Hidayat meyakini penurunan harga BBM Rp 500 per liter akan berdampak cukup signifikan terhadap biaya angkutan, harga daging dan lain-lain.
"Kami tadi berasumsi kalau jatuhnya Rp 500 maka ada perhitungan maka turunnya angkutan umum sekitar 10%, mungin sedikit dibawahnya, harga daging pun turun, mulai Februari kira-kira 10%," kira Hidayat.
Untuk penurunan BBM yang ketiga kalinya ini, Hidayat mengharapkan bisa
mendongkrak daya beli masyarakat. Walaupun pemerintah akan menerapkan pola lain untuk meningkatkan daya beli termasuk kenaikan gaji PNS di 2009 dan lain-lain.
Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro sebelumnya mengatakan, pemerintah tengah mengkaji lagi harga BBM baru sebelum tanggal 15 Januari 2009. Pemerintah akan terlebih dahulu mempertimbangkan dampak penurunan harga BBM, karena penurunan harga BBM dua kali pada Desember lalu ternyata tidak memberikan second round effect.
(hen/qom)
GRATIS! puluhan voucher pulsa! ikuti terus berita dari DetikFinance di Hape-mu.
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (2 Komentar)
Baca juga :
- Angkot dan Taksi Paling Bandel Tak Mau Turunkan Tarif
- Sutanto Fokus Atasi Kelangkaan BBM
- Pertamina-SPBU Sepakat Kompensasi Rp 160 per Liter
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).









---125x125.gif)
