Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Senin, 15/03/2010 13:58 WIB
Sri Mulyani Berharap Tiap Minggu Ada Pemusnahan Miras Ilegal -
Kamis, 11/03/2010 07:54 WIB
4 Wakil Indonesia dalam Daftar Orang Terkaya Dunia -
Rabu, 10/03/2010 13:07 WIB
Sri Mulyani Masuk Jajaran '8 Wanita Berpengaruh Asia' -
Senin, 08/03/2010 11:15 WIB
Sri Mulyani 'Diserang' di UI -
Jumat, 05/03/2010 13:50 WIB
Burhanuddin Abdullah Bebas Bersyarat -
Kamis, 04/03/2010 11:43 WIB
Hatta Rajasa Kelupaan Bawa Istri
Indeks Berita
Kamis, 12/03/2009 07:18 WIB
5 Wakil Indonesia di Jajaran Orang Terkaya di Dunia
Nurul Qomariyah, Shohib Masykur - detikFinance

Sukanto Tanoto (foto: Reuters)
Dalam daftar orang terkaya yang dikutip detikFinance dari Forbes, Kamis (12/3/2009), Indonesia antara lain diwakili oleh 2 pemilik grup Djarum, Martua Sitorus sang pemilik Wilmar International, pemilik Raja Garuda Mas (RGM) Sukanto Tanoto dan pemilik grup Rajawali Peter Sondakh.
Berikut posisi perwakilan Indonesia di daftar tersebut:
- Peringkat 430: Michael Hartono (69), kekayaan US$ 1,7 miliar
- Peringkat 430: R Budi Hartono (68), kekayaan US$ 1,7 miliar.
- Peringkat 450: Sukanto Tanoto (59), kekayaan US$ 1,6 miliar
- Peringkat 522: Martua Sitorus( 49), kekayaan US$ 1,4 miliar
- Peringkat 701: Peter Sondakh (57), kekayaan US$ 1 miliar.
Sementara pendiri Microsoft Corp, Bill Gates kembali menduduki tahta orang terkaya di dunia yang tahun lalu diduduki oleh Warren Buffett. Secara kolektif, kekayaan para miliuner top dunia itu menurun.
Gates yang tahun lalau menduduki posisi ketiga dengan kekayaannya sebesar US$ 58 miliar ini kini berada di posisi puncak dengan kekayaan 'hanya' US$ 40 miliar. Sedangkan posisi kedua diraih Warren Buffett dengan kekayaan US$ 37 miliar. Padahal tahun sebelumnya ketika menduduki posisi puncak, kekayaan Buffett mencapai US$ 62 miliar.
Taipan telekomunikasi asal Mexico, Carlos Slim, meraih posisi ketiga dengan kekayaan US$ 35 miliar, turun dari posisi kedua di tahun sebelumnya dengan kekayaan US$ 60 miliar.
Secara kolektif, 3 miliuner terkaya dunia itu kehilangan US$ 68 miliar dari tahun lalu hingga 13 Februari 2009 ketika Forbes mengumpulkan data untuk menyusun daftar orang terkaya di dunia yang biasa dirilis tiap tahun.
Menurut Direktur Eksekutif Majalah Forbes Steve Forbes, penurunan kekayaan para miliuner ini tidak bagus untuk perekonomian dunia.
"Para miliuner tidak perlu mengkhawatirkan makanan mereka selanjutnya. Namun jika kekayaan mereka berkurang dan Anda tidak menciptakan para miliuner baru, itu artinya seluruh dunia tidak bekerja dengan baik. Para miliuner kehilangan setidaknya sepertiga kekayaan bersih mereka," ujarnya.
Kekayaan bersih para miliuner dunia turun dari US$4,4 triliun menjadi US$2,4. Sedangkan jumlah mereka turun dari 1.125 menjadi 793.
"Ini pertama kali sejak 2003 kita kehilangan para miliuner. Tetapi kita belum pernah kehilangan mereka sebanyak ini," ujar editor senior Forbes, Luisa Kroll.
Kota New York menggantikan Moskow sebagai rumah bagi para miliuner dengan jumlah 55 orang. Sedangkan jumlah miliuner yang tinggal di Rusia mengalami penurunan dari 87 menjadi 32 orang, sebuah penurunan yang sangat mengejutkan.
Berikut daftar 20 orang terkaya di dunia versi Forbes:
- William Gates III: US$ 40 miliar
- Warren Buffett: US$ 37 miliar
- Carlos Slim Helú: US$ 35 miliar
- Lawrence Ellison: US$ 22,5 miliar
- Ingvar Kamprad: US$ 22 miliar
- Karl Albrecht: US$ 21,5 miliar
- Mukesh Ambani: US$ 19,5 miliar
- Lakshmi Mittal: US$ 19,3 miliar
- Theo Albrecht: US$ 18,8 miliar
- Amancio Ortega: US$ 18,3 miliar
- Jim Walton: US$ 17,8 miliar
- Alice Walton: US$ 17,6 miliar
- Christy Walton: US$ 17,6 miliar
- S Robson Walton: US$ 17,6 miliar
- Bernard Arnault: US$ 16,5 miliar
- Li Ka-shing: US$ 16,2 miliar
- Michael Bloomberg: US$ 16 miliar
- Stefan Persson: US$ 14,5 miliar
- Charles Koch: US$ 14 miliar
- David Koch: US$ 14 miliar .
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (3 Komentar)
Baca juga :
- Karmaka Surjaudaja: Tidak Ada Yang Tidak Bisa
- Erwin Aksa Jadi 'Korban' Razia Sepatu Wapres
- SBY: Teruslah Belanja, Uang Jangan Disimpan di Bawah Bantal
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).



