Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Jumat, 19/03/2010 17:21 WIB
Indocement Bidik Pertumbuhan Penjualan 6% di 2010 -
Jumat, 19/03/2010 17:19 WIB
Recapital Siap Eksekusi Rights Issue Bank Eksekutif Hingga Rp 500 M -
Jumat, 19/03/2010 16:55 WIB
Ubah Skema Akuisisi Bank Eksekutif, Recapital Cs Taruh Deposito Rp 180 M -
Jumat, 19/03/2010 16:48 WIB
Indocement Bangun PLTU Senilai US$ 150 Juta -
Jumat, 19/03/2010 16:09 WIB
IHSG Cetak 5 Poin Dalam Volatilitas Tinggi -
Jumat, 19/03/2010 16:02 WIB
BTPN Terbitkan Obligasi Rp 750 Miliar
Indeks Berita
Kamis, 02/04/2009 16:10 WIB
Transaksi Besar, IHSG Nyaris Sentuh Level 1.500
Irna Gustia - detikFinance
(Foto: Indro-detikFinance)
Posisi IHSG kali ini adalah yang tertinggi dalam 5,5 bulan terakhir sejak 16 Oktober 2008 yang kala itu diposisi 1.463,250.
IHSG terkerek kenaikan di bursa regional dan global yang sedang menantikan hasil pertemuan G20. Pertemuan pemimpin negara G20 diharapkan bisa memberikan aksi konkret dalam mengatasi krisis finansial global.
Saham-saham unggulan diserbu pelaku pasar yang sudah tidak ragu-ragu lagi masuk ke pasar saham. Pelaku pasar juga mengantisipasi rapat dewan gubernur (RDG) pada Jumat 3 April 2009 yang kemungkinan besar akan memangkas suku bunga BI Rate dari posisi saat ini 7,75%.
IHSG mengikuti penguatan yang terjadi di bursa saham regional hari ini seperti Hang Seng naik 7,4%, KOSPI naik 3,54%, Nikkei naik 4,4%, Shanghai naik 0,72%, STI Singapura naik 5,53% dan Taiwan naik 3%.
Pada penutupan perdagangan saham Kamis (2/4/2009) IHSG melonjak 37,985 poin (2,6%) menjadi 1.499,733. Sedangkan pada sesi satu IHSG menguat 14,744 poin (1,01%) menjadi 1.476,492.
Indeks LQ 45 naik 8,496 poin (2,94%) menjadi 297,913 dan Jakarta Islamic Index (JII) naik 3,864 poin (1,63%) menjadi 241,451.
Perdagangan saham hari ini mencatat transaksi sebanyak 83.892 kali, dengan volume 3,563 miliar unit saham, senilai Rp 3,010 triliun. Sebanyak 118 saham naik, 36 saham turun dan 54 saham stagnan.
Saham-saham yang naik harganya antara lain, Bumi Resources (BUMI) naik Rp 30 menjadi Rp 900, Indosat (ISAT) naik Rp 300 menjadi Rp 5.450, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) naik Rp 200 menjadi Rp 7.100, Bank Rakyat Indoensia (BBRI) naik Rp 350 menjadi Rp 4.875, Indofood Sukses Makmur (INDF) naik Rp 40 menjadi Rp 960, Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 75 menjadi Rp 2.250 dan Astra International (ASII) naik Rp 250 menjadi Rp 15.700.
Sedangkan saham-saham yang turun harganya antara lain, Hexindo Adiperkasa (HEXA) turun Rp 40 menjadi Rp 1.030, Bisi International (BISI) turun Rp 10 menjadi Rp 1.490 dan Ramayana Lestari Sentosa (RALS) turun Rp 10 menjadi Rp 425.
Saham-saham di bursa regional dan global menguat menjelang pertemuan tingkat tinggi para pemimpin negara-negara berkembang dan maju G20. Para pemimpin G20 diperkirakan menyusun komunike bersama yang konkret untuk mengatasi krisis global yang terburuk sejak perang dunia kedua ini.
"Jangan membuat kesalahan, karena kita menghadapi krisis ekonomi yang paling buruk sejak perang dunia II. Dan perekonomian dunia kini secara fundamental tergabung sehingga kita hanya bisa menghadapi tantangan ini secara bersama-sama," ujar Presiden AS Barack Obama dalam pernyataannya seperti dikutip dari AFP.
Sebelumnya, Prancis dan Jerman juga meminta langkah tegas dari G20 untuk memperbaiki aturan finansial. Presiden Prancis Nicolas Sarkozy dan kanselir Jerman Angela Merkel sebelumnya menyatakan tidak suka dengan draf proposal KTT tersebut, dan meminta perbaikan aturan finansial global tanpa ada negosiasi lagi. Sementara Jepang dan AS mendesak adanya stimulus fiskal lanjutan untuk menggerakkan lagi perekonomian.
(ir/qom)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Bursa Saham Cerah Ceria Sambut G20
- Sesi Siang
Ramai Investor, IHSG Menanjak - Jenuh Beli, IHSG Bisa Balik Arah
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).



