Berita Lain

Indeks Berita



Jumat, 29/05/2009 11:44 WIB
Rizal Ramli: BLT Seperti 'Tensoplast'
Elvan Dany Sutrisno - detikFinance


Rizal Ramli (Foto: dok detikFinance)
Jakarta - Mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli menilai kebijakan ekonomi pemerintahan SBY cenderung bersifat neoliberal. Salah satunya adalah kebijakan pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang dianggapnya menyerupai 'Tensoplast'.

"Kebijakan pemerintah cenderung neoliberal, BLT itu seperti tensoplast saja untuk menutupi sementara, supaya terlihat kemiskinan ditangani," tutur Rizal Ramli.

Hal ini disampaikan Rizal dalam dialog kenegaraan bertajuk "Neoliberal Vs Kerakyatan", di Gedung DPD, Senayan, Jakarta, Jumat (29/5/2009).

Rizal kemudian memaparkan garis besar ekonomi neoliberal. Menurutnya sistem ini membuat Indonesia kehilangan kedaulatan ekonomi.

"Neoliberal gampangannya sama dengan neokolonialisme, pasar ugal-ugalan, membiarkan asing menguasai ekonomi Indonesia, kita kehilangan kedaulatan ekonomi seperti Filipina," tutur Rizal Ramli yang ketika menjadi Menko Perekonomian pernah menandatangani LoI dengan IMF ini.

Lebih lanjut pria yang pernah mencalonkan diri sebagai presiden ini mengeluhkan lambatnya pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Hal inilah yang membuat Indonesia tidak kunjung tumbuh menjadi negara maju.

"Kita bukan negara ekonomi yang baik, kita tidak bisa olah apa-apa, hasilnya kita cuma jualan kertas saja," tutur Rizal.

Rizal menginginkan Indonesia meninggalkan Washington concencus dan membangun ekonomi kerakyatan.

"Jepang meninggalkan Washington concencus dan hasilnya menjadi negara yang maju sekalipun berada di Asia," tegasnya. (van/qom)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!


Komentar terkini (12 Komentar)

Baca juga :


Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).