Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Senin, 08/03/2010 08:43 WIB
Mencuil Bisnis 'Lick Me Baby' -
Sabtu, 06/03/2010 15:24 WIB
Bakso Cak Eko Ingin Go International -
Selasa, 16/02/2010 07:09 WIB
Meracik Bisnis Minuman Kesehatan Teh Rosella -
Senin, 08/02/2010 11:42 WIB
Keris dan Batik Seharga Belasan Juta Dipamerkan di Plasa Industri -
Kamis, 04/02/2010 16:17 WIB
Yuk! Belanja Batik Murah di Mal Batik -
Senin, 01/02/2010 07:28 WIB
Manisnya Bisnis Keripik Buah
Indeks Berita
Selasa, 09/06/2009 15:09 WIB
Merintis Waralaba Holcim Beton
Herdaru Purnomo - detikFinance

Foto: Holcim
Dengan investasi sebesar itu, investor bisa memulai produksi beton sebanyak 24.000 m3 per tahun. Tak hanya itu, Holcim juga menyediakan dukungan tenaga ahli yang akan membantu berjalannya bisnis beton tersebut.
"Kami yakin konsep waralaba ini akan sangat menguntungkan bagi para investor," ujar Presiden Direktur Holcim Beton Derek Williamson dalam acara penandatanganan kesepakatan kerjasama dengan investor CV Alfa Omega di Menara Jamsostek, Jakarta, Selasa (09/06/2009).
Sedangkan untuk biaya bergabung (join fee), investor akan ditarik Rp 150 juta untuk 5 tahun serta 2 persen dari penjualan bersih.
Ia mengatakan, pasar beton di Indonesia sangat potensial dan terus berkembang seiring dengan pesatnya pasar semen curah saat ini kebanyakan telah dikonversi menjadi beton.
"Seperti di Thailand, dari 77 batching plant Holcim Thailand, sekitar 22 dikelola dengan konsep waralaba," tuturnya.
Derek menjelaskan jika dibandingkan dengan Thailand yang kondisi ekonominya hampir sama dengan Indonesia, pasar bisnis beton di Indonesia masih relatif lebih besar.
"Total kebutuhan beton di Indonesia mencapai 22,2 juta m3 per tahun," tukasnya.
Konsep bisnis waralaba ini, lanjut Derek, merupakan inovasi dari Holcim Beton sebagai upaya untuk memperkuat posisinya dipasar. "Sebelumnya kami telah meluncurkan MiniMix, truk mixer kecil yang menjangkau lokasi-lokasi terpencil dan pada tahun 2008 juga kami telah memantapkan pasar kami di Jawa Timur dengan mengakuisisi RCI, sebuah perusahaan beton jadi," paparnya.
Di tempat yang sama, Business Development Manager Holcim Beton Bambang Cahyadi mengatakan bahwa di Indonesia sendiri memiliki beberapa batching plant. "Ada 12 di Jabodetabek, 7 di Surabaya dan 6 di beberapa lokasi proyek pembangunan yang bekerja sama dengan Holcim," tuturnya
Bisnis waralaba Holcim beton ini akan memfokuskan ekspansinya di daerah Semarang, Jogja, Lampung dan daerah di pulau Jawa.
"Hal ini dikarenakan di beberapa pulau Jawa yang memang pertumbuhan pembangunannya cukup maju dengan pesat namun belum banyak yang mempunyai suatu pabrik produksi Beton," jelasnya.
(dru/lih)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (11 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).



