Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Jumat, 19/03/2010 18:01 WIB
Turki Lihai Kenakan Anti-Dumping Untuk Indonesia -
Jumat, 19/03/2010 17:46 WIB
Pemerintah Tak Sanggup Biayai Infrastruktur Sendirian -
Jumat, 19/03/2010 17:18 WIB
Pertamina Tetap Ngotot Impor Minyak Lewat Trader -
Jumat, 19/03/2010 15:56 WIB
DEN Rekomendasikan Kenaikan Harga Jual Listrik Swasta -
Jumat, 19/03/2010 15:29 WIB
Boediono: Jam Operasi Supermarket Tak Akan Dibatasi -
Jumat, 19/03/2010 15:17 WIB
Boediono Pimpin Komite Pengawas Anggaran Pendidikan
Indeks Berita
Rabu, 10/06/2009 15:50 WIB
Garuda Incar Maskapai 'Sakit'
Angga Aliya ZRF - detikFinance

Menurut Direktur Utama Garuda Emirsyah Satar, secara komersil pembelian perusahaan yang sedang sakit tersebut adalah bisa dibeli dengan harga yang cukup rendah.
"Itu (Linus) hanya salah satu, lihat saja lah ada berapa itu (perusahaan sakit)," katanya usai rapat dengar pendapat bersama Komisi XI DPR di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (10/6/2009).
Menurutnya, keuntungan lain dari mengakuisisi perusahaan kecil seperti Linus tersebut adalah tambahan hak rute penerbangannya yang bisa membantu rute eksisting Garuda.
Sementara itu, mengenai rencana pembelian Linus sendiri, BUMN aviasi itu sedang melihat kondisi neraca keuangan perusahaan tersebut.
"Kita hitung saja, kalau misalnya lebih menguntungkan build daripada buy , kenapa tidak kita build saja," ujarnya.
(ang/dnl)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Laba Garuda Melonjak 515%
- Utang Garuda Ke ECA Diperpanjang 7 Tahun
- Garuda Sulit Buka Kembali Rute Denpasar-Darwin
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).



