Berita Lain

Indeks Berita



Selasa, 16/06/2009 09:51 WIB
Jakarta dan Tangerang Kekurangan Pasokan Listrik 2.406 MW
Nurseffi Dwi Wahyuni - detikFinance


Foto: Dadan/detikFinance
Jakarta - PLN Distribusi Jakarta Raya dan Tangerang masih kekurangan pasokan listrik sebesar 2.406 MW untuk memenuhi kebutuhan warga Jakarta dan sekitar.
 
Hal ini disampaikan Direktur Utama PLN Fahmi Mochtar di Gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (15/6/2009) malam.
 
"Hingga saat ini beban Jakarta Raya Tangerang jauh melebihi suplai di daerah bersangkutan," kata Fahmi.
 
Menurut Fahmi, saat ini suplai di wilayah tersebut hanya 2.541 MW sedangkan bebannya mencapai 4.947 MW. "Kita akan perkuat suplai dengan beberapa proyek yang sedang kami kerjakan seperti pembangkit Tanjung Priok, Muara Tawar dan Muara Karang, sehingga kalau ada gangguan sistem Jakarta aman," ujar Fahmi.
 
Namun Fahmi menegaskan untuk sistem Jawa Bali secara keseluruhan pasokan listrik aman karena suplai lebih besar daripada beban puncak.
 
"Kapasitas daya terpasang di sistem Jawa Bali 22.406 MW di mana beban puncak mencapai 16.582 MW. Jadi untuk sistem Jawa Bali pasokan listrik aman," ungkap Fahmi.
 
Berdasarkan data yang dikutip detikFinance, untuk PLN Distribusi DKI Jakarta dan Tangerang suplai listriknya 2.541  MW dengan beban 4.947 MW. Sementara untuk PLN Distribusi Jabar dan Banten tercatat mampu menyuplai listrik 9.089 MW dengan beban 5.212 MW.
 
PLN Distribusi Jateng dan DIY bisa menyuplai listrik sebesar 3.675 MW dimana beban puncaknya saat ini mencapai 2.609 MW. Adapun suplai listrik di PLN Distribusi Jatim sebesar 6.660 MW dengan beban 3.334 MW dan PLN Distribusi Bali terdapat pasokan 433 MW dengan beban 480 MW.
(epi/lih)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!


Komentar terkini (0 Komentar) Belum ada komentar yang masuk

Baca juga :


Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).