Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Jumat, 19/03/2010 17:21 WIB
Indocement Bidik Pertumbuhan Penjualan 6% di 2010 -
Jumat, 19/03/2010 17:19 WIB
Recapital Siap Eksekusi Rights Issue Bank Eksekutif Hingga Rp 500 M -
Jumat, 19/03/2010 16:55 WIB
Ubah Skema Akuisisi Bank Eksekutif, Recapital Cs Taruh Deposito Rp 180 M -
Jumat, 19/03/2010 16:48 WIB
Indocement Bangun PLTU Senilai US$ 150 Juta -
Jumat, 19/03/2010 16:09 WIB
IHSG Cetak 5 Poin Dalam Volatilitas Tinggi -
Jumat, 19/03/2010 16:02 WIB
BTPN Terbitkan Obligasi Rp 750 Miliar
Indeks Berita
Rabu, 01/07/2009 07:55 WIB
Rupiah Maju Sejengkal
Nurul Qomariyah - detikFinance

Pada perdagangan Rabu (1/7/2009), rupiah dibuka menguat tipis ke 10.206 per dolar AS, dibandingkan sebelumnya di level 10.211 per dolar AS.
Sementara dolar AS mencatat penguatan atas rival-rivalnya setelah data perekonomian kembali memicu perburuan atas mata uang yang paling aman.
Seperti dikutip dari AFP, euro tercatat melemah ke 1,4032 dolar, dibandingkan sebelumnya di 1,4088 dolar. Sementara dolar AS juga menguat ke 96,30 yen, dibandingkan sebelumnya di 96,04 yen.
Kelompok riset bisnis, Conference Board menyatakan indeks kepercayaan konsumen melemah ke 49,3 poin selama Juni, dibandingkan 54,8 poin pada Mei. Padahal analis memperkirakan ada kenaikan indeks kepercayaan konsumen menjadi 55,3 poin pada Mei.
Hasil dari data yang mengecewakan itu direspons investor dengan menghindari mata uang yang lebih berisiko seperti euro. Investor kembali memburu mata uang 'safe heaven' sembari menunggu data baru yang lebih baik.
(qom/qom)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).



