Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Jumat, 19/03/2010 18:01 WIB
Turki Lihai Kenakan Anti-Dumping Untuk Indonesia -
Jumat, 19/03/2010 17:46 WIB
Pemerintah Tak Sanggup Biayai Infrastruktur Sendirian -
Jumat, 19/03/2010 17:18 WIB
Pertamina Tetap Ngotot Impor Minyak Lewat Trader -
Jumat, 19/03/2010 15:56 WIB
DEN Rekomendasikan Kenaikan Harga Jual Listrik Swasta -
Jumat, 19/03/2010 15:29 WIB
Boediono: Jam Operasi Supermarket Tak Akan Dibatasi -
Jumat, 19/03/2010 15:17 WIB
Boediono Pimpin Komite Pengawas Anggaran Pendidikan
Indeks Berita
Kamis, 02/07/2009 18:34 WIB
Bosowa Kantongi Pinjaman US$ 140 Juta Dari China
Nurseffi Dwi Wahyuni - detikFinance
Foto: Indro/detikcom
Menurut Presiden Direktur Bosowa Corporation, Erwin Aksa Mahmud, pinjaman tersebut didapatkannya melalui suplier credit yaitu Chengda Enginers.
"Suplier creditnya dari Chengda Enginers. Sebuah perusahaan EPC Kontraktor dari China," kata Erwin saat dikonfirmasi, Kamis (2/6/2009).
Menurut Erwin, besar bunga pinjaman tersebut sebesar 6 persen dan akan jatuh tempo dalam waktu tujuh tahun. "Kredit 7 tahun dan bunga 6 persen," ujar Erwin.
Dengan adanya pendanaan tersebut, Erwin menyatakan konstruksi pembangkit tersebut akan dimulai bulan agustus tahun ini. "Kami harapkan akan kelar tahun 2011," tandasnya.
Pendanaan dari China ini sempat tertunda sejak 2008. Tertundanya pendanaan membuat penyelesaian pembangunan PLTU Jeneponto juga molor dari semula 2009 menjadi 2011.
Pembangunan PLTU ini membutuhkan investasi senilai total US$ 200 juta. Sebanyak US$ 60 juta di antaranya berasal dari dalam negeri yaitu BRI dan sisa US$ 140 juta direncanakan dari perbankan China.
(epi/lih)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (8 Komentar)
Baca juga :
- Hatch Rampung Studi Kelayakan PLTU Pomalaa
- PLN Akan Bangun PLTU 2X100 MW di Riau
- Proyek PLTU Milik PTBA dan PLN Terancam Batal
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).



