Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Jumat, 19/03/2010 17:21 WIB
Indocement Bidik Pertumbuhan Penjualan 6% di 2010 -
Jumat, 19/03/2010 17:19 WIB
Recapital Siap Eksekusi Rights Issue Bank Eksekutif Hingga Rp 500 M -
Jumat, 19/03/2010 16:55 WIB
Ubah Skema Akuisisi Bank Eksekutif, Recapital Cs Taruh Deposito Rp 180 M -
Jumat, 19/03/2010 16:48 WIB
Indocement Bangun PLTU Senilai US$ 150 Juta -
Jumat, 19/03/2010 16:09 WIB
IHSG Cetak 5 Poin Dalam Volatilitas Tinggi -
Jumat, 19/03/2010 16:02 WIB
BTPN Terbitkan Obligasi Rp 750 Miliar
Indeks Berita
Jumat, 03/07/2009 07:05 WIB
Pengangguran AS Tertinggi Dalam 26 Tahun, Wall Street Rontok
Nurul Qomariyah - detikFinance

Foto: Reuters
Saham-saham sudah bergerak melemah setelah Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa jumlah PHK pada Juni mencapai 467.000, sehingga tingkat pengangguran total mencapai 9,5%. Angka itu lebih tinggi dari pengangguran Mei yang 9,4%.
Analis sebelumnya memperkirakan angka yang lebih rendah yakni 365.000, namun dengan tingkat pengangguran yang lebih tinggi 9,6%. Data itu juga dinilai menunjukkan bahwa setiap langkah pemulihan ekonomi tidak akan berjalan mulus.
"Meningkatnya pengangguran buruk untuk keseluruhan perekonomian. Ini tidak positif untuk saham-saham, finansial karena ada hubungan langsung antara tingginya tingkat pengangguran dan tanggung jawab dan tunggakan pembayaran," ujar Sasha Kostadinov, manajer portofolio dari Shaker Investment seperti dikutip dari Reuters, Jumat (3/7/2009).
Pada perdagangan Kamis (2/7/2009), indeks Dow Jones industrial averaga (DJIA) ditutup merosot 223,32 poin (2,64%) ke level 8.280,74. Indeks Standard & Poor's 500 juga merosot 26,91 poin (2,91%) ke level 896,42 dan Nasdaq merosot 49,20 poin (2,67%) ke level 1.796,52.
Perdagangan berjalan tipis di tengah pekan perdagangan yang pendek. Hari kemerdekaan AS sedianya jatuh pada Sabtu, 4 Juli, sehingga libur jatuh pada hari Jumat, 3 Juli.
New York Stock Exchange juga sempat mengalami gangguan koneksi yang mengakibatkan order dari lantai perdagangan. NYSE akhirnya memperpanjang perdagangan reguler selama 15 menit untuk mengeksekusi order dari konsumen yang sempat terkena dampak tersebut.
Perdagangan di NYSE hanya sebesar 733,6 juta lembar saham, jauh di bawah rata-rata tahun lalu yang sebanyak 1,49 miliar. Sementara di Nasdaq, transaksi mencapai 1,96 miliar, di bawah rata-rata tahun lalu yang sebanyak 2,28 miliar.
Harga Minyak di Bawah US$ 67
Harga minyak mentah dunia kemarin kembali surut di bawah US$ 67 per barel, setelah keluarnya data pengangguran yang menghempaskan harapan akan segera pulihnya ekonomi AS.
Kontrak utama minyak light pengiriman Agustus turun 2,47 dolar menjadi US$ 66,84 per barel. Sementara minyak Brent pengiriman Agustus juga turun 2,17 dolar menjadi US$ 66,62 per barel.
(qom/qom)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).



