Forum Finance
- Turki Lihai Kenakan Anti-... pitulas
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Jumat, 19/03/2010 17:21 WIB
Indocement Bidik Pertumbuhan Penjualan 6% di 2010 -
Jumat, 19/03/2010 17:19 WIB
Recapital Siap Eksekusi Rights Issue Bank Eksekutif Hingga Rp 500 M -
Jumat, 19/03/2010 16:55 WIB
Ubah Skema Akuisisi Bank Eksekutif, Recapital Cs Taruh Deposito Rp 180 M -
Jumat, 19/03/2010 16:48 WIB
Indocement Bangun PLTU Senilai US$ 150 Juta -
Jumat, 19/03/2010 16:09 WIB
IHSG Cetak 5 Poin Dalam Volatilitas Tinggi -
Jumat, 19/03/2010 16:02 WIB
BTPN Terbitkan Obligasi Rp 750 Miliar
Indeks Berita
Jumat, 03/07/2009 17:02 WIB
BI Rate Turun, Rupiah Loyo
Nurul Qomariyah - detikFinance

Pada perdagangan Jumat (3/7/2009), rupiah ditutup melemah ke 10.225 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level 10.178 per dolar AS.
Pjs Gubernur BI Miranda S Goeltom mengatakan, nilai tukar rupiah telah mengalami apresiasi hingga 9,99% selama kuartal II-2009 yang dipicu kuatnya fundamental Indonesia.
"Pelaksanaan pemilu yang berjalan lancar dan sentimen positif ekonomi global meningkatkan arus dana asing ke pasar domestik," ujarnya.
Sementara dolar AS di pasar regional tercatat menguat atas yen di tengah mencuatnya kembali kekhawatiran soal kesehatan perekonomian AS. Data terbaru menunjukkan angka pengangguran AS selama Juni mencapai 9,5% atau tertinggi dalam 26 tahun terakhir.
Kekhawatiran itu memicu orang untuk kembali mencari dolar yang dianggap sebagai 'safe-haven' atau tempat berlindung paling aman.
Dolar AS menguat tipis atas yen ke posisi 96,09 yen, dibandingkan sebelumnya di level 95,04 yen. Euro menguat tipis ke 1,4010 dolar, dari sebelumnya di 1,3997 dolar.
"Data yang mengecewakan menyatakan tingkat pengangguran akan terus meningkat, menciptakan perasaan tidak percaya akan terjadinya pemulihan," ujar Daisuka Uno, analis dari Sumitomo Mitsui Banking Corp seperti dikutip dari AFP.
(qom/qom)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
- Kuartal II-2009 Rupiah Terapresiasi 9,99%
- Rupiah Lemah di Akhir Pekan
- BI: Rupiah 10.500-11.000/US$ Paling Realistis
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).



