Berita Lain

Indeks Berita



Sabtu, 04/07/2009 15:40 WIB
Garuda Baru Bisa Terbang ke Eropa Tahun 2010
Nurseffi Dwi Wahyuni - detikFinance


Foto: dok Garuda
Depok - Kendati larangan PT Garuda Indonesia terbang ke Eropa sudah hampir dicabut. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) aviasi tersebut memerlukan waktu minimal setengah tahun sejak larangan dicabut untuk melakukan seluruh persiapan penerbangan.

Demikian hal itu dikemukakan oleh Direktur Utama Garuda Emirsyah Satar usai menghadiri Pengukuhan Guru Besar Universitas Indonesia (UI) di Balai Sidang UI, Depok, Sabtu (4/7/2009).

"Secara teknis, mereka (Air Safety Committe Uni Eropa) sudah merekomendasikan untuk dicabut. Kita akan melakukan persiapan sekitar 6-9 bulan baru bisa terbang," ujarnya.

Ia mengatakan, jika tidak ada halangan, pencabutan larangan tersebut bisa dilakukan dalam waktu 10-14 hari ke depan. Setelah mendapat restu untuk terbang kembali, persiapan yang akan dilakukan perusahaan plat merah tersebut antara lain membenahi jalur distribusi, menempatkan karyawan di tempat tujuan dan lain-lain.

Kota pertama yang akan disambangi Garuda setelah bisa mengudara adalah Amsterdam. Setelah itu, Garuda akan terbang ke kota-kota besar lainnya di Eropa, seperti Frankfurt, London dan lainnya.

"Untuk awal, Insya Allah Amsterdam, lalu yang lain mengikuti. Setelah Amsterdam akan ke kota-kota lain, mungkin Frankfurt, London," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Negara BUMN Sofyan Djalil menyambut baik pencabutan larangan tersebut. Menurutnya, dengan berbagai persiapan tersebut Garuda baru bisa mendarat di Eropa tahun 2010.

"Pertama kita senang dengan adanya pencabutan larangan terbang. Tapi tentu perlu ada persiapan armada dan lain-lain. Kelihatannya oke, kita sudah siap lagi, tapi baru tahun depan," imbuhnya. (ang/qom)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!


Komentar terkini (1 Komentar)

Baca juga :


Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).