Berita Lain

Indeks Berita



Senin, 06/07/2009 15:24 WIB
Pertamina Masih Cari Negara Tujuan Ekspor Minyak Tanah
Nurseffi Dwi Wahyuni - detikFinance


Foto: dok Detikcom
Jakarta - PT Pertamina (Persero) hingga kini belum menemukan negara tujuan untuk ekpor minyak tanah. Stok minyak tanah kini masih berlebih karena konsumsi yang menurun akibat program konversi elpiji.

"Saat ini kita tengah mencari pasarnya," ujar Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina Achmad Faisal di Hotel Sari Pan Pasific, Jakarta, Senin (6/7/2009).

Faisal menjelaskan, stok minyak tanah Pertamina saat ini mencapai 47,2 hari. Padahal dalam keadaan normal stok minyak tanah hanya bekisar 25 hari.

Stok minyak tanah memang menumpuk seiring meluasnya program konversi elpiji. Konsumsi minyak tanah yang menurun berdampak pada penyaluran minyak tanah dari Pertamina.

"Saat ini penyaluran minyak tanah hanya 15.000 KL per hari, padahal sebelumnya penyaluran minyak tanah sekitar 23.000-26.000 KL,"paparnya.

Faisal menambahkan, ekspor minyak tanah memang belum bisa dilakukan. Selain belum menemukan negara tujuan, Pertamina masih menunggu izin dari pemerintah. "Izin ekspornya sedang diproses," tandasnya.


(epi/lih)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!


Komentar terkini (2 Komentar)

Baca juga :


Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).