Berita Lain

Indeks Berita



Senin, 06/07/2009 17:30 WIB
Bunga Kredit Enggan Turun, Wibawa BI Bisa Terganggu
Suhendra - detikFinance


Foto: dok Detikcom
Jakarta - Kalangan pengusaha sepertinya harus berbusa-busa mendesak perbankan nasional untuk menurunkan suku bunga kreditnya, menyusul semakin luruhnya suku bunga acuan (BI Rate) hingga ke tingkat 6,75%.

Hasilnya sampai sekarang ini penurunan lending rate perbankan belum terjadi signifikan, jika ini terus berlanjut kewibawaan Bank Indonesia (BI) sebagai bank sentral terancam karena sinyal-sinyal tidak gubris oleh perbankan.

Ketua Umum Kadin MS Hidayat mengatakan Bank Indonesia harus bisa melakukan gebrakan atau langkah tegas (enforcement)  terhadap masalah ini.

"Jadi saya mulai berpikir sekarang, apakah penuruna BI Rate yang terus menerus ini akhirnya punya pengaruh terhadap lending rate? Sebab kalau tidak, mengganggu kewibawaan Bank Indonesia juga. Jadi harus ada enforcement," ucap Hidayat saat ditemui di kantornya, Menara Kadin, Jakarta, Senin (6/7/2009).

Menurutnya perlu ada langkah langsung dari BI, agar penurunan BI Rate terhadap lending rate bisa berdampak langsung. Sebab jika BI Rate turun tanpa diikuti oleh penurunan suku bunga perbankan, tidak akan memiliki arti dan sia-sia saja.

"BI Indonesia punya enforcement untuk melakukannya," ujarnya.

(hen/lih)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!


Komentar terkini (2 Komentar)

Baca juga :


Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).