Berita Lain

Indeks Berita



Senin, 13/07/2009 18:02 WIB
Pemerintah Minta Divestasi Newmont 2010 Ikut Dinegosiasikan
Nurseffi Dwi Wahyuni - detikFinance


Foto: Alih-detikFinance
Jakarta - Pemerintah menginginkan pembahasan divestasi 7 persen saham PT Newmont Nusa Tenggara (NNT) jatah 2010 dimasukkan dalam negosiasi yang kini tengah berlangsung. Selama ini, negosiasi pemerintah pusat dengan NNT hanya membahas divestasi jatah 2008 dan 2009.

"Nanti tidak hanya divestasi tahun 2008 dan 2009, kita minta kalau dimungkinkan tahun 2010 juga bisa dinegosiasikan. Meski itu tidak ada di arbitrase, kita ingin sekali mendapatkan itu. Tapi itu tergantung NNT," jelas Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro di Gedung ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (13/7/2009).

Purnomo menjelaskan pihaknya berharap minggu ini kesepakatan harga divestasi saham jatah pemerintah pusat tersebut sudah tercapai, sehingga setidaknya awal minggu depan pemerintah bisa mengirim surat ke Menkeu soal kesepakatan harga yang dicapai.

"Supaya pada awal Agustus Menkeu sudah memberi jawaban untuk memastikan pemerintah pusat membeli atau tidak," ungkapnya.

Mengingat batas waktu divestasi saham Newmont tersebut sesuai putusan abitrase yaitu pada 27 September, Purnomo berharap semua proses negosiasi sudah selesai pada awal September.

"Kenapa ini harus cepat, karena butir 2 keputusan abitrase ada batas waktu 180 hari atau 27 September. Namun dari tim negosiasi kalau bisa jangan bisa sampai 27 September, sebab ada berkas-berkas yang perlu disiapkan. Jadi maksimal awal September harus selesai," jelasnya.

Purnomo menambahkan tim negosiasi sebenarnya sudah memiliki patokan harga saham divestasi 2008 dan 2009 yang akan digunakan pemerintah untuk bernegosiasi dengan Newmont. "Yang menjadi patokannya yaitu market price Newmont sekitar US$ 3,76 miliar. Jadi harganya tidak boleh lebih dari itu," ungkapnya.

(epi/lih)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!


Komentar terkini (0 Komentar) Belum ada komentar yang masuk

Baca juga :


Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).