Berita Lain
-
Jumat, 03/09/2010 14:15 WIB
RI Tetap Tukar Panser Pindad dengan Mobil Proton -
Jumat, 03/09/2010 14:04 WIB
RI-China Sama-sama Ngaku Tekor Dagang -
Jumat, 03/09/2010 13:34 WIB
Rp 80 Triliun Anggaran untuk UMKM Tercecer -
Jumat, 03/09/2010 12:50 WIB
Izin Impor Gula Putih Keluar Sebelum Lebaran -
Jumat, 03/09/2010 12:46 WIB
RI-India Sepakat Genjot Perdagangan US$ 15 Miliar -
Jumat, 03/09/2010 12:15 WIB
47,16 Juta Unit UMKM Belum Berbadan Hukum
Indeks Berita
Sabtu, 22/08/2009 15:18 WIB
Pemprov NTB Tolak BUMN Beli Saham Newmont
Kusmayadi - detikFinance

Foto: dok.detikFinance
Seperti yang dikabarkan, Antam membentuk konsorsium pembelian saham Newmont bersama PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) dan Pusat Investasi Pemerintah (PIP).
Pemprov NTB menginginkan jika BUMN mau ikut merasakan kue divestasi Newmont, maka BUMN tersebut mesti bergabung dengan konsorsium bentukan pemerintah daerah bersama PT Multicapital, anak usaha Bumi Resources yang menjadi penyandang dana Pemda.
‘’Seluruh dunia sudah tahu, kalau pemerintah daerah memiliki hak atas saham yang didivestasikan Newmont. Tapi ketika kita mengadakan beauty contest , tak satupun BUMN mengajukan penawaran pada pemerintah daerah. Sekarang malah BUMN ini ingin ikut membeli. Selama ini BUMN kemana? Tidur?’’ tandas HM Zainul Majdi, Gubernur NTB di Mataram, Sabtu (22/8/2009).
Gubernur bertolak menuju Jakarta dan bakal menyampaikan surat pada manajemen Newmont Coprporation atas kesiapan untuk membeli 14 persen saham PT NNT yang dilepas tahun 2008 dan 2009. Pemerintah daerah menyatakan memiliki hak untuk membeli 14 persen saham Newmont itu bersama pemerintah pusat.
Menurut Gubernur, tidak pernah dalam sejarah, pemerintah pusat turut serta membeli saham perusahaan asing dalam proses kewajiban divestasi. Itu pun ditunjukkan pemerintah pusat dengan menyerahkan hak pembelian 10 persen saham Newmont yang dilepas tahun 2006 dan 2007 pada pemerintah daerah.
‘’Kesepakatan kami dengan Multicapital, konsorsium pemerintah daerah siap membeli 31 persen saham Newmont yang didivestasikan hingga 2010. Jadi kalau ada BUMN yang berminat, mari bergabung dengan konsorsium ini,’’ kata Gubernur.
Ia menyatakan NTB hanya punya kesempatan memiliki saham pada divestasi Newmont ini. Sebab hanya Newmont perusahaan tambang raksasa yang beroperasi di NTB.
Selain itu, kata Gubernur, kepemilikan saham yang utuh akan memberi manfaat lebih besar pada pemerintah daerah, ketimbang saham yang kepemilikannya terpisah.
Sejauh ini, memang belum ada penunjukkan resmi dari Departemen Keuangan pada Antam untuk memimpin konsorsium membeli saham PT NNT.
Namun sebelumnya, Dirjen Minerbapabum ESDM Bambang Setiawan mengisyaratkan, Antam akan ditunjuk sebagai lead konsorsium pemerintah pusat untuk masuk Newmont. Sebagai perusahaan tambang logam, Antam, dinilai lebih kompeten.
(dnl/dnl)
GRATIS! puluhan voucher pulsa! ikuti terus berita dari DetikFinance di Hape-mu.
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (7 Komentar)
Baca juga :
- Pemerintah Tak Mau Gandeng Bakrie Beli Saham Newmont
- Antam Pimpin Konsorsium Pembelian 14% Saham Newmont
- PTBA Siapkan US$ 50 Juta Beli Saham Newmont
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).










---125x125.gif)
