Berita Lain

Indeks Berita



Jumat, 25/09/2009 18:50 WIB
Century Ganti Nama
Masyarakat Cuma Tahu Kebusukan Bank Century
Herdaru Purnomo - detikFinance


(foto: dok detikFinance)
Jakarta - Rencana perubahan nama Bank Century menjadi Bank Mutiara merupakan satu-satunya cara agar bank valas tersebut nantinya bisa dijual. Sebab saat ini, masyarakat lebih mengenal kebusukannya di masa lalu.

Menurut pengamat ekonomi dan perbankan INDEF, Iman Sugema, manajemen memang sebaiknya harus mengganti nama jika ingin bisa terus bertahan dan mendapatkan kepercayaan dari nasabah.

"Hal tersebut perlu dilakukan karena masyakarat lebih banyak yang tahu busuknya bank century dibanding yang mengerti akan keunggulannya," ujar Iman melalui pesan singkatnya kepada detikFinance di Jakarta, Jumat (25/09/2009).

Iman menilai langkah tersebut merupakan satu-satunya cara agar bank valas bermasalah tersebut bisa mengubah citranya yang sudah sangat negatif di masyarakat saat ini.

"Sebaiknya memang harus ganti nama kalau tidak ingin tinggal papan nama saja. Karena itu, nama Century tidak lagi layak jual kepada nasabah baru," tegasnya.

Hal senada juga dikatakan ekonom Bank BNI, Tony Prasetiantono. Ia sepakat dengan rencana perubahan nama tersebut.

"Citra bank Century yang tercoreng memang harus secepatnya direhabilitasi," ujarnya.

Menurut Tony ada 2 cara untuk melakukannya, pertama dengan mengubah nama dan logo.

"Namun ini belum cukup. It is nessecary but not sufficient. Jadi diperlukan langkah kedua sebagai sufficient condotion yakni menanamkan kultur, visi dan misi baru yang harus melekat erat di seluruh jajaran eks Bank Century," paparnya.

Karena, sambung Tony, saat ini karyawan Century pasti mengalami demoralisasi yang luar biasa dan ini yang harus direhabilitasi.

"Kalau nantinya berhasil akan menjadi sebuah sejarah penting dalam industri perbankan kita. Saya yakin Pak Maryono (Dirut Century) suka dengan tantangan seperti ini. Harus dihadapi tak perlu dihindari," pungkasnya.

(dru/dro)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!


Komentar terkini (6 Komentar)

Baca juga :


Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).