Forum Finance
- Turki Lihai Kenakan Anti-... pitulas
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Sabtu, 20/03/2010 10:23 WIB
Dana Asing Terus Banjiri Surat Utang pemerintah -
Jumat, 19/03/2010 17:30 WIB
Bank Eksekutif Write Off Kredit Macet Rp 250 Miliar -
Jumat, 19/03/2010 16:32 WIB
Agen AJB Bumiputera Merasa Nasibnya Ditelantarkan Manajemen -
Jumat, 19/03/2010 16:27 WIB
Ghandi Ganda Putra Jadi Dirut Bank Eksekutif -
Jumat, 19/03/2010 15:46 WIB
Update
BTN Turunkan Bunga Kredit per 1 April -
Jumat, 19/03/2010 14:53 WIB
'Goyang' Manajemen, Agen AJB Bumiputera Ajukan 8 Aspirasi
Indeks Berita
Rabu, 30/09/2009 14:38 WIB
Sri Mulyani: Silakan Dibuka Kalau Ada Korupsi Bailout Century
Ramdhania El Hida - detikFinance

Foto: Depkeu
Dia mempersilakan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang sedang melakukan audit investigatif untuk 'buka-bukaan' jika memang ada indikasi korupsi yang terjadi pada proses bailout Bank Century.
"Kalau BPK menemukan berbagai penyelewengan pidana, penyalahgunaan kewenangan bahkan korupsi saya senang. Silahkan diambil dan dibuka siapa yang korupsi dalam event apa, berapa jumlahnya, menggunakan kewenangan apa, dan siapa yang melakukan. Silahkan dibuka kapan korupsi, kejadian mana yang dikorupsi apa siapa pelakunya. Indikasi itu silahkan oleh BPK," tegasnya ketika ditemui di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (30/9/2009).
Sri Mulyani mengatakan dirinya siap menghadapi apapun hasil audit investigasi yang dilakukan BPK terhadap Bank Century, meskipun Komisi XI DPR mengatakan adanya indikasi Sri Mulyani melakukan pelanggaran dalam pengambilan keputusan bailout tersebut.
"Saya selalu siap, tapi anda mengatakan ada pidana hubungan sama saya. Saya tidak marah, supaya clear ," cetusnya.
Menurutnya, laporan awal audit BPK yang sudah diserahkan kepada DPR saat ini belum bisa dijadikan pegangan dalam menentukan siapa-siapa saja yang bersalah. "Apakah DPR sudah bisa menjadikan laporan interim itu sebagai suatu basis? Apakah itu sudah mengatakan secara jelas bahwa ini adalah temuan final," tanyanya.
"Tanya sama BPK apakah laporan interim itu bisa digunakan sebagai suatu pegangan bagi kita untuk bisa menyikapi atau menuduh dan bahkan meminta seseorang bertanggung jawab. Andakan mau minta saya seolah-olah saya siap. Ya saya siap," tandasnya. (dnl/qom)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (11 Komentar)
Baca juga :
- Poin-poin Hasil Audit BPK atas Penyelamatan Bank Century
- Bank Century Susah Rekrut Karyawan Baru
- BI Disinyalir Ubah PBI Demi Selamatkan Bank Century
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).



