Berita Lain
-
Jumat, 03/09/2010 14:15 WIB
RI Tetap Tukar Panser Pindad dengan Mobil Proton -
Jumat, 03/09/2010 14:04 WIB
RI-China Sama-sama Ngaku Tekor Dagang -
Jumat, 03/09/2010 13:34 WIB
Rp 80 Triliun Anggaran untuk UMKM Tercecer -
Jumat, 03/09/2010 12:50 WIB
Izin Impor Gula Putih Keluar Sebelum Lebaran -
Jumat, 03/09/2010 12:46 WIB
RI-India Sepakat Genjot Perdagangan US$ 15 Miliar -
Jumat, 03/09/2010 12:15 WIB
47,16 Juta Unit UMKM Belum Berbadan Hukum
Indeks Berita
Kamis, 22/10/2009 08:28 WIB
Harga BBM Tidak Naik Hingga Akhir Tahun
Nurseffi Dwi Wahyuni - detikFinance

"Menurut hitungan saya masih cocok dengan APBN. Jadi tahun ini mungkin tidak ada kenaikan," ujar Evita di Gedung Departemen ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu (22/10/2009).
Evita menjelaskan, jika dilihat dari rata-rata Indonesian Crude Price (ICP) yang masih di bawah US$ 60 per barel maka dari sisi APBN masih aman.
"Asumsi ICP dalam APBNP 2009 kan sekitar US$ 61 per barel. Sampai hari ini saja ICP masih dikisaran US$ 57-58 per barel. Jadi masih aman, mudah-mudah tidak lewat.
Namun Evita belum bisa memastikan apakah kondisi ini bisa bertahan hingga tahun depan.
"Kalau itu beda lagi urusannya,"
Terkait terpilihnya Darwin Saleh sebagai Menteri ESDM yang baru, Evita berharap Darwin dapat memimpin Departemen ini membawa negeri ini menuju ketahanan energi yang berkesinambungan.
"Mudah-Mudahan bisa. Kami siap bantu," ungkap Evita.
Harga minyak mentah dunia pada perdagangan Rabu (21/10/2009) di New York akhirnya menembus level US$ 82 per barel akibat turunnya cadangan bensin AS dan melemahnya dolar AS.
Kontrak utama minyak light sweet pengiriman Desember naik 2,25 dolar menjadi US$ 81,37 per barel setelah sempat menembus US$ 82 per barel. Minyak Brent pengiriman Desember naik 2,45 dolar menjadi US$ 79,69 per barel.
Departemen Energi AS melaporkan cadangan bensin mingguan AS turun 2,3 juta barel untuk pekan yang berakhir 16 Oktober. Angka ini turun 800.000 dari perkiraan analis.
(epi/qom)
GRATIS! puluhan voucher pulsa! ikuti terus berita dari DetikFinance di Hape-mu.
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (2 Komentar)
Baca juga :
- Pemerintahan Baru Diimbau Waspada Terhadap Tren Kenaikan Harga Minyak
- Harga Minyak Bisa Tembus US$ 90
- Harga Minyak Tembus US$ 75, APBN Masih Aman
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).










---125x125.gif)
