Berita Lain

Indeks Berita



Senin, 26/10/2009 17:50 WIB
Indonesia Bakal Kantongi 300 Ribu Euro dari Perdagangan Karbon
Gede Suardana - detikFinance


(Foto: World News)
Jakarta - Indonesia sebagai negara yang memiliki hutan luas mulai mendapatkan keuntungan dari mekanisme perdagangan karbon. Indonesia akan mendapatkan sekitar 300 ribu Euro dari negara-negara maju penghasil emisi.

Demikian disampaikan Ketua Dewan Nasional untuk Perubahan Iklim Rachmat Witoelar pada pertemuan panel antar pemerintah tentang perubahan iklim (IPCC) ke-31 di hotel Westin, Nusa Dua, Senin (26/10/2009). Pertemuan ini dihadiri 430 pakar perubahan iklim dari 140 negara.

Nilai itu didapatkan dari sebanyak 30 sertifikat pengurangan emisi atau CER (Certified Emission Reduction) yang sudah disetujui Badan Eksekutif CDM (Clean Development Mechanism) di bawah Badan PBB untuk Perubahan Iklim (UNFCC/ United Nation Framework on Climate Change).

"Satu sertifikat setara dengan satu ton gas karbon dan berharga sekitar 10 ribu Euro," kata Rachmat.

Rachmat menambahkan Indonesia telah mengajukan sekitar 127 proposal kepada Badan Eksekutif CDM dengan potensi nilai penjualan sebesar 10 juta Euro. Ia berharap, CDM menyetujui proposal sehingga mendapatkan CER.

Namun, Rachmat berharap CER tersebut tidak langsung dijual, terutama kepada negara maju penghasil emisi terbesar. Pasalnya, pada Konferensi PBB tentang Perubahan Iklim (UNFCCC) ke-15 di Copenhagen, Denmark pada Desember 2009 akan kembali dibahas tentang mekanisme perdagangan karbon sehingga harga karbon akan melonjak naik.

Sementara itu, Indonesia menargetkan pengurangan emisi hingga 26% pada 2020 dari kondisi yang ada saat ini. Indonesia juga berambisi akan beralih dari negara penyumbang emisi menjadi negara pengelola karbon pada 2030.

Target itu bakal dicapai karena Indonesia memiliki hutan sebagai paru-paru dunia dengan kapasitas penyerapan karbon yang besar.

(gds/dro)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!


Komentar terkini (1 Komentar)

Baca juga :


Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).