Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Sabtu, 20/03/2010 15:04 WIB
Harga Emas Bergeming -
Sabtu, 20/03/2010 14:05 WIB
Penerimaan Bea Cukai Capai Rp 17,549 Triliun -
Sabtu, 20/03/2010 13:54 WIB
Sebelum Obama Datang, SBY Harus Perbaiki Tata Ekonomi RI -
Sabtu, 20/03/2010 13:24 WIB
Keluh Kesah Petani Rotan Indonesia -
Sabtu, 20/03/2010 12:09 WIB
Makin Akrab dengan AS, RI Makin Untung -
Sabtu, 20/03/2010 11:56 WIB
Industri Diminta Hemat Konsumsi Gas
Indeks Berita
Kamis, 05/11/2009 16:42 WIB
7 Perusahaan Asing Bersaing Garap Proyek PLTU Pemalang
Nurseffi Dwi Wahyuni - detikFinance

Foto: dok.detikFinance
"Hasil pra kualifikasi tersebut diumumkan pagi hari ini," ujar Direktur Perencanaan dan Teknologi Bambang Praptono dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Kamis (5/11/2009).
Menurut Bambang, dari 22 perusahaan yang berminat, terdapat sembilan perusahaan yang mengembalikan dokumen tender. Dari sembilan perusahaan, hanya tujuh yang lolos tahap prakualifikasi.
- Adapun ada 7 Perusahaan atau konsorsium Yang lulus Pra kualifikasi IPP Jateng 2 x 1.000 MW yaitu :
- China Shenhua Energy Company.
- Suez - Tractebel, konsorsim dengan J - Power.
- KEPCO.
- Marubeni Corporation
- Mitsubishi Corporation
- China Yudean, konsorsium dengan CNTIC.
- Mitsui Corporation, konsorsium dengan International Power.
PLN mensyaratkan agar pengembang yang nantinya menjadi pemenang tender ini dapat menyelesaikan komitmen pendanaan pembangunan proyek pada tahun akhir 2010. Rencananya, PLTU Pemalang akan mulai dibangun pada awal 2011 dan selesai 3 tahun kemudian.
(epi/dnl)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Gangguan Distribusi Listrik , Produktivitas Industri Turun
- Benahi Listrik di Jakarta, PLN Butuh Rp 5,6 Triliun
- Kebakaran GI Cawang Akibat Tingginya Beban
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).



