Berita Lain

Indeks Berita



Jumat, 06/11/2009 17:33 WIB
Laba Bersih Asahimas Turun 88%
Whery Enggo Prayogi - detikFinance


Foto: dok.detikFinance
Jakarta - PT Asahimas Flat Glass Tbk (AMFG) selama periode Januari-September 2009 mencatat penurunan laba bersih yang cukup tajam sebesar 88% menjadi Rp 24,4 miliar, dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 204 miliar.

Penurunan laba bersih ini dipicu oleh menurunnya penjualan kaca perseroan sebesar 22,84% pada periode tersebut. Krisis yang terjadi pada triwulan III 2008 hingga triwulan II 2009  memberi kontribusi atas penurunan penjualan, khususnya pada kaca otomotif.

"Produk kami, khususnya untuk kaca otomotif turun drastis, akibat industri otomotif yang juga lesu seiring dengan krisis yang terjadi kemarin," kata Sales & Marketing Manager PT Asahimas Flat Glass Tbk. M. Amien seusai publik espose perseroan di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta Jumat (6/11/2009).

Ia menerangkan, penjualan kaca perseroan secara keseluruhan turun sebesar Rp392 miliar, menjadi Rp 1,32 triliun Januari-September 2009 dari Rp 1,71 triliun pada periode yang sama tahun lalu.

Penjualan kaca otomotif tercatat turun 40%. Sedangkan untuk penjualan kaca lembaran juga turun, namun lebih baik dari kaca otomotif. Kaca lembaran turun 16,1% menjadi Rp 1,03 triliun pada periode sampai September 2009, yang sebelumnya tercatat Rp 1,22 triliun.

"Penurunan penjualan paling besar disumbang oleh kaca otomotif, yang menyuplai kebutuhan domestik. Kaca otomotif drop karena industri otomotif yang turun sampai 30%," ujar Amien.

Amien pun menerangkan, penjualan produk perseroan yang berorientasi ekspor, mengalami penurunan 29,7% dari Rp814,3 miliar menjadi Rp 572,2 miliar. Volume perdagangan untuk masing-masing negara tujuan ekspor pun menurun.

"Untuk penjualan ke negara Jepang, yang menyumbang 32% dari total penjualan ekspor pada tahun 2008, turun Rp261 miliar. Dan sampai triwulan ini (2009) angkanya kembali turun mencapai Rp 195 miliar," terangnya.

Kembangkan Kaca CVD dan Targetkan Capex 2010 US$ 5-6 Juta


Asahimas akan mengembangkan produk baru berjenis kaca Chemical Vapor Deposition (CVD) pada tahun 2010, hal ini diharapkan memulihkan penjualan di tahun 2010. Asahimas juga menargetkan belaja modal (Capital Expenditure/Capex) di tahun depan US$5-6 Juta, dan kaca CVD memberi kontribusi positif akan hal tersebut.

Investor Relation Asahimas Rusli Pranadi mengatakan produk kaca CVD memang baru dikembangkan perseroan pada tahun 2009. Karena kaca CVD mempunyai teknologi yang lebih baik dibandingkan kaca lembaran, maka diharapkan penjualannya pun akan signifikan. Hingga nantinya dapat berkontribusi kepada belanja modal perseroan.

"Kontribusi CVD akan dirasakan pada tahun depan, karena produksi CVD baru dilakukan pada Agustus ini (2009). Ini mampu memberi kontribusi positif di tahun depan," ujar Rusli.

Ditambahkan Rusli, kaca CVD bermerek dagang Sunergy dapat meredam hawa panas ruangan. Kaca ini mempunyai tebal 5 mm dan banyak dipakai di luar negeri termasuk Indonesia. Di Spanyol telah memakai kaca Sunergy termasuk di Afrika.

Sementara itu, perseroan telah mendapatkan sekitar 4 proyek pemasangan kaca CVD. Kaca ini telah terpasang pada proyek di kawasan Kuningan Jakarta Selatan. "Salah satu tower di sana memanfaatkan kaca Sunergy dengan volume 20.000 m2 ," imbuhnya. (wep/dnl)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!


Komentar terkini (0 Komentar) Belum ada komentar yang masuk

Baca juga :


Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).