Berita Lain

Indeks Berita



Senin, 09/11/2009 19:23 WIB
Realisasi Ekspor Pupuk Baru Capai 50%
Suhendra - detikFinance


Foto: Pupuk Urea
Jakarta - Realisasi ekspor pupuk (urea) hingga kini baru mencapai kurang lebih 50%. Dari jumlah ekspor yang diizinkan sebanyak 478.000 ton, hingga kini total yang diekspor hanya mencapai 240.000 ton.

Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama PT Pupuk Sriwidjaja Holding Dadang H. Kodri saat ditemui di sela-sela acara rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR-RI, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (9/11/2009).

"Dari izin 400-an ribu ton, realisasinya sampai saat ini, 70, 70, 50, 50 jadi mencapai  240.000 ton," kata Dadang.

Dadang menjelaskan jumlah total ekspor pupuk urea tahun ini jika dihitung dalam prosentasi terhadap penjualan pupuk hanya mencapai 3,1%. Sedangkan sisanya sebanyak 77% merupakan pupuk urea subsidi utuk sektor pangan, 11% untuk perkebunan dan 8,9% untuk industri di dalam negeri.

Produsen pupuk yang mendapatkan izin ekspor antara lain PT Pupuk Kaltim sebanyak  208.000 ton, Pupuk Pusri sebanyak 196.000 ton, Pupuk Kujang  58.000 ton, dan PT Petro Kimia sebanyak 16.000 ton.

Izin ekspor pupuk diberikan sejak pertengahan bulan September yang akan berakhir pada akhir Desember 2009.

Seperti diketahui langkah melakukan ekspor pupuk, terkait adanya kelebihan stok pupuk di pabrik pupuk hingga menembus 1 juta ton lebih karena kelebihan produksi.

(hen/dnl)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!


Komentar terkini (0 Komentar) Belum ada komentar yang masuk

Baca juga :


Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).