Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Jumat, 19/03/2010 18:01 WIB
Turki Lihai Kenakan Anti-Dumping Untuk Indonesia -
Jumat, 19/03/2010 17:46 WIB
Pemerintah Tak Sanggup Biayai Infrastruktur Sendirian -
Jumat, 19/03/2010 17:18 WIB
Pertamina Tetap Ngotot Impor Minyak Lewat Trader -
Jumat, 19/03/2010 15:56 WIB
DEN Rekomendasikan Kenaikan Harga Jual Listrik Swasta -
Jumat, 19/03/2010 15:29 WIB
Boediono: Jam Operasi Supermarket Tak Akan Dibatasi -
Jumat, 19/03/2010 15:17 WIB
Boediono Pimpin Komite Pengawas Anggaran Pendidikan
Indeks Berita
Senin, 09/11/2009 19:23 WIB
Realisasi Ekspor Pupuk Baru Capai 50%
Suhendra - detikFinance

Foto: Pupuk Urea
Hal ini disampaikan oleh Direktur Utama PT Pupuk Sriwidjaja Holding Dadang H. Kodri saat ditemui di sela-sela acara rapat dengar pendapat dengan Komisi VI DPR-RI, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (9/11/2009).
"Dari izin 400-an ribu ton, realisasinya sampai saat ini, 70, 70, 50, 50 jadi mencapai 240.000 ton," kata Dadang.
Dadang menjelaskan jumlah total ekspor pupuk urea tahun ini jika dihitung dalam prosentasi terhadap penjualan pupuk hanya mencapai 3,1%. Sedangkan sisanya sebanyak 77% merupakan pupuk urea subsidi utuk sektor pangan, 11% untuk perkebunan dan 8,9% untuk industri di dalam negeri.
Produsen pupuk yang mendapatkan izin ekspor antara lain PT Pupuk Kaltim sebanyak 208.000 ton, Pupuk Pusri sebanyak 196.000 ton, Pupuk Kujang 58.000 ton, dan PT Petro Kimia sebanyak 16.000 ton.
Izin ekspor pupuk diberikan sejak pertengahan bulan September yang akan berakhir pada akhir Desember 2009.
Seperti diketahui langkah melakukan ekspor pupuk, terkait adanya kelebihan stok pupuk di pabrik pupuk hingga menembus 1 juta ton lebih karena kelebihan produksi.
(hen/dnl)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Mayoritas Kontrak Gas Pabrik Pupuk Terlalu Pendek
- DPR: Pemangkasan Subsidi Pupuk 2010 Setara Bailout Century
- Pemerintah Siapkan Rp 1 Triliun Remajakan Pabrik Gula
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).



