Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Sabtu, 20/03/2010 10:23 WIB
Dana Asing Terus Banjiri Surat Utang pemerintah -
Jumat, 19/03/2010 17:30 WIB
Bank Eksekutif Write Off Kredit Macet Rp 250 Miliar -
Jumat, 19/03/2010 16:32 WIB
Agen AJB Bumiputera Merasa Nasibnya Ditelantarkan Manajemen -
Jumat, 19/03/2010 16:27 WIB
Ghandi Ganda Putra Jadi Dirut Bank Eksekutif -
Jumat, 19/03/2010 15:46 WIB
Update
BTN Turunkan Bunga Kredit per 1 April -
Jumat, 19/03/2010 14:53 WIB
'Goyang' Manajemen, Agen AJB Bumiputera Ajukan 8 Aspirasi
Indeks Berita
Rabu, 11/11/2009 11:54 WIB
Artha Prima Finance Bidik Penjualan Rp 1 Triliun
Herdaru Purnomo - detikFinance
(foto: dok detikFinance)
Sampai dengan bulan Oktober 2009, Artha Prima telah merealisasikan penjualan sebesar Rp 624 miliar dari total target akhir tahun 2009 sebesar Rp 750 miliar.
Demikian dikatakan oleh Direktur Utama Artha Prima Junus Elim Leatemia dalam acara Paparan Kinerja 5 Tahun Artha Prima Finance & Strategi Bisnis 2010 di Financial Hall, Jakarta, Rabu (11/11/2009).
"Dengan support dari institusi perbankan nasional sebanyak 18 bank seperti Bank BNI, Bank Permata dan Bank ICB Bumiputera, Artha Prima menargetkan penjualan tahun 2010 diatas Rp 1 triliun," jelasnya.
Junus mengatakan, untuk merealisasikan rencana bisnis tahun depan perseroan masih harus membutuhkan pendanaan sebesar Rp 687 miliar.
"Proyeksi penjualan kita sebesar Rp 1 triliun, untuk dana sendiri (modal sendiri) sebesar Rp 82 miliar sehingga kebutuhan pendaanaan sekitar Rp 952 miliar namun plafon (undisbursed loan) yang masih tersedia sebesar Rp 265 miliar. Jadi kita hanya memerlukan dana sekitar Rp 687 miliar yang rencananya diperoleh dari pinjaman bank," paparnya.
Junus memaparkan sampai dengan bulan Oktober 2009, penjualan Artha Prima fokus kepada produk kendaraan bekas komersial. Untuk truk, lanjut Junus, penjualan sebesar Rp 360 miliar kemudian mini bus Rp 108 miliar, pickup Rp 96 miliar, angkot Rp 15 miliar dan kendaraan lain Rp 45 miliar.
"Selain itu sampai dengan bulan Oktober 2009, Artha Prima telah membukukan laba bersih sebesar Rp 26,2 miliar atau meningkat 90,71 % dari bulan Desember 2008 yang hanya sebesar Rp 13,7 miliar," katanya.
Sementara itu, Rasio Kredit Bermasalah (NPL) per Oktober 2009 tercatat sebesar 0,54 % dan Junus mengatakan di tahun 2010 NPL tetap akan terjaga di bawah 1 persen.
Lebih lanjut Junus mengatakan bahwa perseroan optimistis tahun 2010 dapat sesuai dengan target. "Asumsinya yakni sesuai pertumbuhan perekonomian nasional yang relatif stabil dan inflasi yang terkendali. Ditambah dengan indikator BI Rate dan tingkat suku bunga kredit pada tingkat yang stabil," tuturnya.
Lalu, sambung Junus, tersedianya sumber dana dari perbankan dan daya beli masyarakat yang cenderung meningkat.
"Tidak lupa dukungan dan perhatian dari pemerintah terhadap kelangsungan industri pembiayaan," pungkasnya.
(dru/dro)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca juga :
- Menkeu Bekukan Kegiatan PT Artha Persada Finance
- Pembiayaan Multifinance Semester II-2009 Ditargetkan Rp 60 Triliun
- 22 Perusahaan Pembiayaan Tidak Aktif Beroperasi
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).



