Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Jumat, 19/03/2010 17:21 WIB
Indocement Bidik Pertumbuhan Penjualan 6% di 2010 -
Jumat, 19/03/2010 17:19 WIB
Recapital Siap Eksekusi Rights Issue Bank Eksekutif Hingga Rp 500 M -
Jumat, 19/03/2010 16:55 WIB
Ubah Skema Akuisisi Bank Eksekutif, Recapital Cs Taruh Deposito Rp 180 M -
Jumat, 19/03/2010 16:48 WIB
Indocement Bangun PLTU Senilai US$ 150 Juta -
Jumat, 19/03/2010 16:09 WIB
IHSG Cetak 5 Poin Dalam Volatilitas Tinggi -
Jumat, 19/03/2010 16:02 WIB
BTPN Terbitkan Obligasi Rp 750 Miliar
Indeks Berita
Rabu, 11/11/2009 12:24 WIB
Erry Firmansyah Jadi Komisaris Utama DOID
Whery Enggo Prayogi - detikFinance

Erry Firmansyah (dok detikFinance)
Demikian diterangkan Corporate Secretary DOID Ricardo Wirjawan seusai RUPSLB di hotel Ambhara Jakarta Rabu (11/11/2009)
Menurutnya, penunjukan jajaran komisaris dan direktur yang baru ditujukan guna meningkatkan tata kelola keuangan.
Erry Firmansyah adalah mantan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) dan sebagai perwakilan Northstar Tambang Persada Pte Ltd, diwakili oleh Patrick Sugito Waluyo.
"Penunjukkan direktur baru dipercayakan kepada Thomas K Husted, yang merupakan orang Danamon (mantan CFO PT Bank Danamon Tbk.)," kata Ricardo.
Sebelumnya, Northstar memberikan kucuran pinjaman sebesar US$ 240 juta kepada DOID untuk mendanai akuisisi PT Bukit Makmur Mandiri Utama (Buma). Northstar membeli 40% saham DOID pada 6 November 2009 lalu.
Pada 6 November, 3 pengendali saham DOID melakukan penjualan seluruh kepemilikan sahamnya melalui broker PT Danareksa Sekuritas (OD), PT Semesta Indovest (MG) dan PT CLSA Indonesia (KZ).
Pinjaman dari Northstar tersebut merupakan pinjaman lunak berbasis bunga LIBOR dan dalam mata uang dolar AS. "Bunga pinjaman Northstar adalah bunga LIBOR plus 6 bps," katanya.
Seluruh dana pinjaman ini akan digunakan untuk mengakuisisi 99% saham Buma yang nilainya ditaksir sebesar US$ 550 juta, termasuk nilai kewajiban Buma senilai US$ 310 juta yang ikut ditanggung oleh DOID. Untuk akuisisi 99% saham DOID, nilainya sebesar US$ 240 juta yang akan didanai dari pinjaman Northstar selaku salah satu pemegang saham DOID.
(dro/dro)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- 3 Pengendali DOID Lepas Seluruh Kepemilikan Rp 8,264 Triliun
- DOID Dapat Pinjaman Buma US$ 260 Juta
- Saham DOID Kena Suspend
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).



