Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Jumat, 19/03/2010 18:01 WIB
Turki Lihai Kenakan Anti-Dumping Untuk Indonesia -
Jumat, 19/03/2010 17:46 WIB
Pemerintah Tak Sanggup Biayai Infrastruktur Sendirian -
Jumat, 19/03/2010 17:18 WIB
Pertamina Tetap Ngotot Impor Minyak Lewat Trader -
Jumat, 19/03/2010 15:56 WIB
DEN Rekomendasikan Kenaikan Harga Jual Listrik Swasta -
Jumat, 19/03/2010 15:29 WIB
Boediono: Jam Operasi Supermarket Tak Akan Dibatasi -
Jumat, 19/03/2010 15:17 WIB
Boediono Pimpin Komite Pengawas Anggaran Pendidikan
Indeks Berita
Rabu, 11/11/2009 18:05 WIB
Alasan Antam Mundur dari Newmont
Nurseffi Dwi Wahyuni - detikFinance

Tambang Batu Hijau Newmont (dok detikcom)
Direktur Utama Antam, Alwin Syah Loebis mengatakan, salah satu strategi usaha Antam adalah melakukan akuisisi yang dapat memberikan nilai tambah. Sejalan dengan strategi usaha tersebut, manajemen Antam berkeinginan untuk memperoleh kepemilikan minimal 15,5% saham PT Newmont Nusa Tenggara
"Dengan tidak terpenuhinya strategi usaha tersebut, maka kami memutuskan untuk tidak berpartisipasi di dalam Konsorsium Pemda NTB untuk pembelian saham tersebut," ujar Alwin dalam siaran persnya, Rabu (11/11/2009).
Penunjukan pemerintah terhadap Antam untuk mengeksekusi saham Newmont didasarkan pada surat Menteri Keuangan RI No. S-683.1/ MK.06/2009 tanggal 9 November 2009 dan surat Menteri Negara BUMN No.S 802/MBU/2009 tanggal 10 November 2009 perihal Penawaran Saham PT NNT.
Dalam surat tersebut dikatakan, Antam dapat melakukan pembelian saham divestasi PT NNT bersama Konsorsium Pemda NTB dengan mengacu pada mekanisme korporasi dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Antam mengaku telah melakukan perundingan dengan Pemda NTB selaku lead konsorsium untuk pembelian saham divestasi tahun 2006-2010 sebanyak 31%. Dalam negosiasinya, Pemda NTB menawarkan jatah Pemda NTB sebanyak 25% (dari total jatah divestasi 31%), Antam 37,5% dan Multicapital 37,5%.
Sementara berdasarkan kajian strategi bisnis Antam, BUMN tersebut mengajukan skema pembelian minimal 15,5% atau 50% dari keseluruhan jatah divestasi 2006-2010 yang sebanyak 31%.
"Namun usulan tersebut tidak dapat diterima oleh Pemda NTB," jelas Alwin.
Ia menambahkan, dengan tidak tercapainya kesepakatan atas usulan Antam untuk membeli minimal 15,5% saham divestasi NNT, maka setelah melakukan kajian internal Antam, maka manajemen memutuskan untuk mundur.
"Namun ke depan, apabila konsorsium Pemda NTB mempunyai pertimbangan lain, Antam siap untuk bekerjasama," jelas Alwin.
Manajemen terus mengupayakan proyek-proyek lain untuk dapat meningkatkan nilai tambah perusahaan, termasuk kemungkinan investasi dalam inisiatif-inisiatif akuisisi lainnya.
(qom/dnl)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- SPA Divestasi 14% Saham Newmont Terhambat Surat
- Multicapital Segera Bayar Saham Newmont US$ 845,64 Juta
- Pemerintah Tak Mau Campuri Mundurnya Antam Dari Newmont
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).



