Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Senin, 15/03/2010 13:58 WIB
Sri Mulyani Berharap Tiap Minggu Ada Pemusnahan Miras Ilegal -
Kamis, 11/03/2010 07:54 WIB
4 Wakil Indonesia dalam Daftar Orang Terkaya Dunia -
Rabu, 10/03/2010 13:07 WIB
Sri Mulyani Masuk Jajaran '8 Wanita Berpengaruh Asia' -
Senin, 08/03/2010 11:15 WIB
Sri Mulyani 'Diserang' di UI -
Jumat, 05/03/2010 13:50 WIB
Burhanuddin Abdullah Bebas Bersyarat -
Kamis, 04/03/2010 11:43 WIB
Hatta Rajasa Kelupaan Bawa Istri
Indeks Berita
Kamis, 12/11/2009 10:36 WIB
Menneg BUMN Pakai Gaya Memimpin Aceh untuk Genjot Kinerja PLN
Suhendra - detikFinance

Mustafa Abubakar (Foto: dok detikFinance)
Diantaranya dengan mencari celah-celah peluang sekecilpun sebagai upaya mengatasi krisis listrik jangka pendek dalam menghemat penggunaan listrik dengan secepat-cepatnya tanpa menunda-menunda.
"Saya memimpin Aceh dengan seperti ini (tak menunda), berdosa kita pada masyarakat, industri pun terganggu," tegas Mustafa dalam kunjungannya di Gardu Cawang bersama petinggi PLN di, Jakarta, Kamis (12/11/2009).
Kalimat itu ia lontarkan saat salah satu petinggi PLN Distribusi Jakarta, meminta waktu hingga berminggu-minggu untuk memasang alat plafon penggunaan listrik rumah tangga dalam rangka menghemat penggunaan listrik.
"Jadi 10 hari harus selesai, ini saya catat nanti tanggal 22 saya datangi lagi," tegas Mustafa dengan penuh penekanan.
Ia mengibaratkan krisis listrik saat ini seperti dalam kondisi darurat perang sehingga perlu kerja sangat keras, tanpa harus menunda-menunda.
"Ini tugas, jangan dianggap beban," ucap Mustafa di depan jajaran petinggi PLN.
Mustafa juga akan melakukan berbagai koordinasi dengan Pertamina dalam rangka memenuhi kebutuhan pasokan gas bagi pembangkit-pembangkit listrik di Jakarta yaitu Tanjung Priok dan Muara Karang yang masih mengalami pasokan gas yang kurang.
Hal ini untuk memaksimalkan kapasitas listrik di Jakarta misalnya PLTGU Muara Karang dari posisi saat ini yang hanya berkapasitas 600 MW akan ditingkatkan menjadi 700-800 MW dan PLGU Tanjung Priok akan ditingkat dari 900 MW menjadi 1500 MW dengan adanya tambahan pasokan gas dari Pertamina.
Mustafa juga menekankan kepada jajaran PLN untuk terus aktif melakukan himbauan kepada masyarakat dalam menggunakan penghematan listrik. Terutama pada saat-saat beban puncak yang terjadi pada pukul 11.00 sampai 17.00.
Dikatakannya celah-celah untuk menghemat beban listrik bisa dilakukan dengan melakukan pendekatan dengan pelaku industri terkait penggunaan genset, mal-mal, rumah tangga, mengurangi pencurian listrik dan lain-lain. Sehingga krisis listrik di Jakarta bisa segera dilewati.
(hen/qom)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (2 Komentar)
Baca juga :
- MS Hidayat Pilih Yang Lokal Saja
- Mustafa Abubakar dan Misteri Angka 1
- Ultah Mari Pangestu Jadi Pembuka Rapat Kabinet Perdana
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).



