Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Jumat, 19/03/2010 15:29 WIB
Boediono: Jam Operasi Supermarket Tak Akan Dibatasi -
Jumat, 19/03/2010 15:17 WIB
Boediono Pimpin Komite Pengawas Anggaran Pendidikan -
Jumat, 19/03/2010 14:45 WIB
Menhut Ajukan Rp 3 Triliun di APBN-P 2010 Untuk Rehabilitasi Hutan -
Jumat, 19/03/2010 14:23 WIB
Menhut: Kasus Nestle dan Unilever Konsekuensi Global -
Jumat, 19/03/2010 14:04 WIB
Pemerintah Incar Pertumbuhan Ekonomi 6,3% di 2011 -
Jumat, 19/03/2010 13:59 WIB
Menteri ESDM Kritik Pelanggan Listrik Kaya yang Manja
Indeks Berita
Kamis, 12/11/2009 12:58 WIB
Laporan dari Kuala Lumpur
SBY Tak Mau Andalkan Ekspor
Luhur Hertanto - detikFinance

Foto: Setpres
Hal tersebut disampaikan Presiden SBY saat bertemu dengan para pebisnis Malaysia di KLCC, Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (12/11/2009).
"Kami ingin belajar dari pengalaman global economic crisis, ternyata pertumbuhan ekonomi yang mengandalkan eksport tidak sustainable manakala ada shock ," jelas presiden.
"Oleh karena itu, ketika saya hadiri G20 summit, kita harus punya new model of growth, yaitu pertumbuhan yang memperhatikan domestic demand sebelum pikirkan market dimana-mana. Ini cara pandang yang baik dan Indonesia masih memiliki opportunity to strenghthen our market. Dalam kaitan ini kami juga ingin kerja sama dapat ditingkatkan diantara kita," imbuh SBY.
Dalam pertemuan G20, lanjut SBY, Indonesia juga mengusulkan agar dalam setiap G20 Summit, chairman ASEAN diikutsertakan. Dan akhirnya disepakati bahwa di samping Indonesia sebagai anggota permanen, Chairman ASEAN juga diundang sebagai bagian dari pertemuan itu.
SBY juga menyampaikan, Indonesia kini terus mengupayakan peningkatan iklim investasi yang lebih kondusif. Stabilitas perekonomian juga akan terus diupayakan.
"Political stability dapat dijaga lima tahun berselang ini dan akan kami pertahankan ke depan. Security across the region dapat dijaga," jelas presiden.
"Kita tidak dapat mengubah segala sesuatunya dalam satu malam, tapi percayalah bahwa indonesia is fully commited to continuing our reform dan Indonesia akan menjadi bagian positif dari berbagai upaya dunia untuk mengatasi masalah kini," imbuhnya.
Dalam kesempatannya berbicara di depan para pengusaha Malaysia tersebut, SBY telah memaparkan berbagai keberhasilan program ekonomi Indonesia. SBY juga mengajak para pengusaha Malaysia untuk terus berpartisipasi menjalin kerjasama ekonomi dengan Indonesia.
"Saya datang dengan niat tulus, membawa pesan persahabatan dan marilah jemput masa depan dengan optimisme, pikiran positif bahwa malaysia dengan indonesai akan lebih kokoh dan bisa menjadi bagian dari perkembangan dunia yang semakin aman, adil, sejahtera," pungkas presiden. (qom/dnl)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (1 Komentar)
Baca juga :
- Iran Kepincut Nanas Indonesia
- Ekspor RI Bakal Minus 20% Tahun 2009
- Ekspor Indonesia Januari-September 2009 Turun 25,57%
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).




